Pertamina Bongkar Penyulingan Minyak Ilegal di Samarinda

SAMARINDA – Satuan Tugas Keamanan Pertamina dibantu petugas kepolisian dari unit PAM Objek Vital Polda Kaltim dan TNI berhasil menggerebek tempat pengolahan minyak ilegal di Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (8/11) sore.

Dari hasil penggerebekan tersebut, Pertamina berhasil menghentikan kegiatan para pelaku dan mengamankan pekerja maupun barang bukti sebanyak puluhan ton minyak mentah dari 5 tempat.

Selain barang bukti minyak mentah, Pertamina juga mengamankan tungku masak atau tempat penyulingan minyak.

Di lokasi pertama, Tim Pertamina mengamankan 6  pekerja di tempat penyulingan. Kepada petugas, mereka mengaku hanya pekerja dan tidak mengetahui asal minyak mentah yang mereka kelola. Dan, setiap minggu, mereka berhasil mengirimkan ribuan liter BBM jenis solar ke sejumlah lokasi pertambangan batu bara.

Polisi juga mengamankan barang bukti 2 set tungku masakan, 4 buah tandon kapasitas 1000 liter diduga berisi minyak solar olahan,  2 mesin pompa merk Yamamoto, 2 gulung selang, dan 2 orang pelaku yakni koordinator kegiatan dan supir truk pengangkut minyak ilegal.

Di tempat penyulingan kedua dan ketiga,  Tim Pertamina gagal menemukan para pelaku. Petugas hanya menemukan tempat penyimpanan minyak mentah yang berisi belasan ton minyak mentah disimpan di dalam galon besar berwarna putih, dan ratusan liter BBM jenis solar.

Begitu juga di lokasi keempat dan kelima,  meski Tim Pertamina berhasil mengamankan belasan ton minyak mentah, namun petugas hanya menemukan satu tungku yang beroperasi dan mengalirkan BBM jenis solar,  tanpa ada pekerjanya.  Petugas menduga, razia ini telah diketahui para pelaku dan mereka memutuskan kabur.

Senior Sekuriti Staf Pertamina  Hengki Titon mengatakan bahwa apa yang dilakukan para pelaku adalah pencurian. Saat ini Pertamina sedang melakukan pemeriksaan internal untuk mengetahui asal minyak mentah dan siapa yang terlibat dalam aktivitas mereka melakukan pencurian minyak mentah.

“Melihat karakteristik minyak tadi,  semuanya yang dekat sini sini mungkin dari Pertamina Sanga-sanga. Yang jelas, ini ada pencurian. Sekuriti kita juga terbatas. Jadi mereka tahu ada jam jam tertentu atau bagaimana. Tinggal nanti bagaimana penyelidikan dari unsur kepolisian,” ungkap dia.

Sementara itu, Tim Objek Vital Polda Kaltim, Iptu Awet Susilo  mengatakan bahwa temuan Tim Pertamina akan segera dilaporkan dan  pihak kepolisian akan menindak lanjuti laporan Pertamina. Apalagi ini ditemukan langsung oleh instansi terkait.

 “Ini kita dilibatkan untuk mem backup Pertamina, karena dari Pertamina Ep meminta Unit Objek Vital Polda Kaltim untuk memback up, sebab  disinyalir produksi menurun. Jadi kita serahkan kepada yang berwajib khususnya dari Serse. Nanti kita koordinasi dengan Reskrim,  apakah nanti Reskrim dari Polda atau Polres, yang jelas nanti kita arahkan kesana,” ungkap dia. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker