
SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan menghadirkan 7 penelis dalam debat kandidat kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kaltim yang berlangsung di Stasiun TV CNN Indonesia, Jakarta. Yakni, Dekan Fisip Unmul Finna Faroqqoniah, Anggota Komisi Informasi Pusat Igede Narayana, Wakil Rektor UMKT Gozali, Akademisi Fisip Unpad Bandung Jhon Fresly Hutahaean, dan Akademisi UIN Jakarta Alai Najib.
Selain itu, KPU Kaltim juga menurunkan 6 orang tim perumus. Yaitu, mantan anggota KPU Kaltim Ida Farida yang juga merupakan akademisi FTIK UINSI Samarinda, Wakil Ketua Komisi Informasi Kaltim Muhammad Khaidir, Akademisi Psikologi UMKT Hamka, Ketua KIPP Kaltim Mukti Ali, Akademisi Fisip Untag Weslay liano Hutasoid, akademisi Fisip Unmul Muhammad Jamal Amin, dan Akademisi Fakultas Hukum Unmul Warkhatun Najida.
Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris mengatakan, bahwa debat kandidat ini merupakan bagian dari kampanye yang difasilitasi KPU. Ini didasari Peraturan KPU 13 tahun 2024. Dan, debat kedua ini mengambil tema ‘Tata Kelola pemerintahan dan pemberdayaan Masyarakat’
“Dengan gelaran debat ini nantinya kami berharap warga Kaltim yang menyaksikan dapat lebih mengetahui dengan dalam terkait visi misi para pasangan calon pemimpin Kaltim 2024 mendatang,” ucapnya.
Fahmi turut mengapresiasi semua pihak yang turut serta menyukseskan kegiatan tersebut. “Kami dari KPU Kaltim mengucapkan apresiasi setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat menyukseskan kegiatan ini. Khususnya kepada para tim perumus, tim penelis, dan tim keamanan TNI/Polri yang telah mendukung secara penuh pelaksaan pilkada serentak 2024,” ucapnya. (adv/*)



