
SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda Anhar SK menilai proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kota Samarinda perlu dilakukan evaluasi. Sebab, proses Musrenbang saat ini kurang maksimal.
“Banyak kegiatan pembangunan di lapisan bawah masih belum tercover di Musrenbang. Banyak sekali aspirasi masyarakat yang disampaikan ke anggota dewan saat reses. Misal, masalah drainase maupun jalan lingkungan. Ini membuktikan kalau hasil Musrenbang itu tidak sampai menyentuh kegiatan pembangunan sampai lapisan bawah. Jadi harus ada evaluasi terhadap proses pelaksanaan Musrenbang,” tandas Anhar SK, Senin (16/11/20).
Selama ini, kata dia, anggota dewan tidak pernah mengetahui data jalan lingkungan dan drainase di tingkat arus bawah yang sudah tercover di Musrenbang. Sehingga, saat anggota dewan melaksanakan reses, mayoritas permasalahan drainase dan jalan lingkungan selalu dikeluhkan masyarakat.
“Ini kan menjadi pertanyaan kita. Seharusnya eksekutif, selaku eksekutor anggaran bisa mengcover masalah tersebut. Kalau dewan, hanya bisa mengawal, karena dewan bukan lembaga eksekutor,” cetus dia. (advetorial)



