
SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda Kamaruddin menyoroti belum adanya rencana penambahan sambungan baru pelanggan PDAM. Padahal, penyambungan baru akan menambah pelanggan baru, sehingga menambah pendapatan dan pemasukan PDAM.
“Dengan penyambungan baru, akan menambah pelanggan baru. Ini berdampak pada penambahan PAD dari PDAM,” ujar Kamaruddin, beberapa waktu lalu.
Kamaruddin memperoleh informasi kalau antrean calon pelanggan baru PDAM yang menunggu sambungan baru telah mencapai ribuan. “Mengapa PDAM tidak membuka sambungan keran baru? Sedikitnya, kan untuk mengurangi jumlah daftar tunggu,” tandas Kamaruddin.
Menurut dia, banyak warga calon pelanggan PDAM ingin ada sambungan jaringan PDAM berasal dari daerah pinggiran dan wilayah perumahan. “Dalam 2-3 tahun terakhir ini belum ada realisasi sambungan baru,” kata dia.
Dia menyampaikan bahwa alasan PDAM selama ini tidak membuka sambungan jaringan baru, karena jaringan PDAM belum menjangkau kawasan di wilayah pinggiran Samarinda dan wilayah perumahan.
Namun, alasan tersebut belum diterima Kamaruddin. Karena, Perumdam Tirta Kencana Samarinda telah menerima suntikan dana dari Pemkot Samarinda melalui penyertaan modal. Bahkan, melihat pendapatan pada 2020, jumlahnya mencapai Rp10 miliar. (advetorial)



