
TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk menuntaskan serapan anggaran 2025 sebelum akhir tahun. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa percepatan terus digenjot agar realisasi anggaran dapat mencapai 70 persen pada 10 Desember mendatang. “Pembaruan terakhir 60 persen, target kami semoga bisa menyentuh 70 persen pada 10 Desember,” ungkapnya saat ditemui di SM Tower, beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan bahwa seluruh perangkat daerah telah diminta mempercepat pelaksanaan kegiatan dan penyelesaian administrasi agar tidak ada anggaran yang mengendap.“Kami terus berupaya mempercepat serapan ini,” tegas Gamalis.
Meski tahun depan terjadi pemotongan anggaran, Gamalis memastikan pemerintah daerah tetap menjalankan program pembangunan secara terukur. Rasionalisasi anggaran akan dilakukan dengan menyaring kembali prioritas kegiatan, bukan menghentikan sepenuhnya. “Konsep kita merasionalisasi program-program yang ada. Tidak menghilangkan, hanya mengurangi,” jelasnya.
Proyek fisik juga tidak serta merta dipangkas sembarangan. Pemerintah akan melakukan seleksi terhadap pembangunan berskala besar untuk menentukan kelayakan keberlanjutan dalam kondisi fiskal saat ini. “Kalau yang sifatnya bangunan, nggak mungkin kita kurangi volumenya. Pilihannya hanya kita lanjutkan atau kita tunda sementara. Tapi pembangunan tetap harus jalan,” tegasnya.
Gamalis mengingatkan bahwa Berau pernah berada dalam situasi keuangan lebih kecil pada masa pemerintahan sebelumnya, namun pembangunan tetap bisa berlangsung. “Kita pernah berada pada posisi anggaran yang hanya dua. Kita bisa membangun. Jadi bukan kiamat ketika ada pemotongan anggaran. Kita harus tetap berjuang,” tandas Gamalis. (ar/gs/adv)



