Anggota Dewan Kritisi Wacana Konversi LPG ke Kompor Listrik

SAMARINDA– Anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PKS Sani Bin Husain mengkritisi wacana pemerintah pusat mengkonversi LPG subsidi 3 kg ke kompor listrik. Dia mewanti-wanti pemerintah untuk melakukan perhitungan dan kajian secara matang. Sebab,  kondisi masing-masing daerah berbeda. Terutama soal suplai energy listrik.

“Banyak daerah di indonesia belum menikmati aliran listrik. Dan ada juga daerah yang aliran listriknya belum stabil. Apalagi listrik sering byarpet.  Kan bisa repot, saat memasak tiba-tiba listrik tiba padam. Dan, padamnya juga lama. Sementara gas elpji kosong, bisa cari makan tempat lain. Wacana ini justru membuat masyarakat tambah repot. Jadi wacana itu harus dikaji lagi,” tandas dia.

Menurut dia, saat ini masyarakat sudah nyaman melakukan aktivitas dapur dengan elpiji. Sebelumnya, elpiji ini merupakan konversi pengunaan kompor minyak tanah.

“Kalau diganti lagi dengan kompor listrik, ya ini menambah beban masyarakat,” ucap dia. (ADV)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker