
SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti peristiwa ambruknya trotoar di Jalan Kusuma Bangsa saat Pawai Pembangunan, 20 Agutus 2022 lalu. Diketahui torotoar tersebut masih tahap pengerjaan dan merupakan program beautifikasi trotoar.
“Niatannya sudah bagus. Pemkot mau beautifikasi (memperindah) trotoar. Tapi pilih pelaksana yang benar. Jangan asal mengadakan. Sementara teknisnya tidak berjalan dengan baik,” ujar anggota Komisi III DPRD Samarinda Anhar, Senin (22/8/2022) lalu.
Dia berharap anggota DPRD Samarinda menjalankan fungsinya melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di Samarinda, termasuk soal ambruknya trotoar di Jalan Kusuma Bangsa.
“Kami di DPRD ini tidak mengkritisi Pemkot. Tapi dari dewan itu harusnya juga melakukan pengawasan,” ujar Anhar. (ADV)



