Tongkang Batubara Nyaris Tenggelam di Sungai Mahakam

SAMARINDA – Sebuah tongkang pengangkut batubara nyaris tenggalam di Sungai Mahakam, Selasa (13/8). Diduga tongkang itu mengalami kebocoran. Beruntung Nahkoda Tugboat, kapal penarik tongkang langsung membawa tongkang  ke lokasi dangkal. Sehingga tongkang tersebut tidak tenggelam. Namun, diduga sebagian muatan batubara tumpah ke sungai. Sehingga diduga mencemari Sungai Mahakam. Ironisnya, tidak jauh dari lokasi terdapat Intake PDAM Kota Samarinda.

Batubara yang diangkut tongkang itu rencana akan dikirim ke penumpukkan batubara di Dermaga Muara Jawa. Tetapi, karena mengalami kebocoran, terpaksa tongkang itu tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Peristiwa tersebut diketahui usai petugas Dinas Perhubungan Kota Samarinda melakukan pengecekan atas laporan dari PDAM Kota Samarinda. Disebutkan ada batubara tumpah di lokasi dekat Intake PDAM Samarinda.

Setelah dilakukan pengecekan, tongkang yang tidak memiliki nama lambung yang ditarik Tugboat Putera Mandar 179/, ternyata sudah berada di tempat itu sejak Jum’at (9/8) siang.

Selanjutnya, kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsekta KPPP Samarinda.  Kandasnya tongkang itu membuat sebagian muatan batubaranya terendam air Sungai Mahakam dan diduga telah mencemari Sungai Mahakam.

Padahal tidak jauh dari lokasi itu, ada sebuah mesin yang menyedot bahan baku air bersih untuk warga Samarinda.

Nahkoda Kapal Tugboat Putera Mandar 179,  Andang mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Dia malah khawatir jika berusaha memindahkan tongkang,  malah akan membuat tongkangnya tenggelam.

“Dugaanya kena kayu, jadi  bocor. Iya, kita sudah usahakan untuk nutup itu pak,  karena kita mau kesana agak takut, ya udah,” kata dia.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsekta KPPP Samarinda Ipda Wahid yang melakukan pemeriksaan dilokasi kejadian belum bisa memastikan penyebab miringnya tongkang pengangkut batubara disekitar Sungai Mahakam tersebut. Aparat kepolisian masih melakukan pengecekan dugaan pencemaran Sungai Mahakam, akibat tumpahan barubara.

“Kita menyikapi dengan mendatangi TKP. Kemudian kita lihat kondisi dilapangan. Disini kita lihat posisi tongkang miring, tapi saat ini belum ada batubara yang tumpah di sungai. Dugaan sementara dari faktor ini,  masih penyelidikan,” kata dia.

Rencananya, awak kapal masih menunggu pihak perusahaan untuk memindahkan muatannya ke kapal tongkang lain. Sementara petugas Polsek KPPP sedang melakukan penyelidikan dan memeriksa para awak Kapal Tugboat Putera Mandar 179.

Sedangkan untuk mencegah masuknya limbah beracun ke saluran pengelolaan air bersih milik PDAM,  terpaksa untuk sementara Intake PDAM Gunung Lipan tidak melakukan kegiatan. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker