
SAMARINDA – Bencana banjir di Kota Samarinda tidak hanya mengundang keprihatinan masyarakat Kota Samarinda, tetapi masyarakat Kota Balikapapan juga turut prihatin.
Banjir yang mengakibatkan 44.937 jiwa di 11 Kelurahan dan 4 Kecamatan ini menggugah alumni SMP N 4 Balikpapan angkatan tahun 1993 memberikan bantuan berupa makan siang kepada sebagian korban banjir.
“Kita datang hari ini untuk memberikan bantuan makan siang kepada warga yang terdampak banjir di Jalan Gelatik Samarinda,” kata Koordinator Alumni SMP4 93 Yulina disela sela kegiatannya Kamis (28/5/2020) siang.
Menurut dia, banjir sudah berangsur-angsur surut. “Kami berharap warga bisa kembali beraktifitas,” kata dia.
Banjir di Samarinda disebabkan hujan deras sebelum lebaran pada 22 Mei 2020, diikuti meluapnya Sungai Karang Mumus (SKM).
“Kita lihat tadi ketinggian air jauh menurun dari sekitar 110 cm, saat ini tinggal 39 cm. Memang sebagian rumah sudah tidak terendam. Kita lihat tadi mereka sudah mulai bersih bersih. Kita bantu nasi bungkus, karena kami yakin mereka belum bisa memasak. Mereka masih fokus bersih-bersih rumah,” kata Yulina.
Dia berharap bantuan yang tidak seberapa ini bisa membantu para korban banjir untuk makan siang. (maman)



