SAMARINDA – Perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kawasan produktif baru di Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai berpotensi membuka peluang bagi sektor pariwisata Kota Samarinda. Kunjungan wisatawan ke IKN dinilai dapat memberikan dampak lanjutan bagi daerah sekitarnya. Termasuk Kota Tepian sebagai kota penyangga IKN.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menilai Kota Samarinda menjadi salah satu wilayah yang sangat berpeluang menerima kunjungan wisatawan setelah aktivitas di ibu kota negara berjalan semakin masif. Pengembangan sektor pariwisata dan berbagai usaha pendukung menjadi hal yang wajib dilakukan.
“Kalau orang-orang dari luar datang berwisata ke IKN, tentu mereka tidak selamanya berada di sana. Setelah itu, mereka bisa melanjutkan perjalanan ke Balikpapan atau Samarinda,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Samarinda, Senin (2/11/2026)
Ia menilai kondisi itu menjadi peluang bagi Kota Samarinda mengembangkan potensi wisata, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena Samarinda masuk sebagai penyangga utama IKN bersama Balikpapan dan Kutai Kartanegara. Dan, generasi muda juga dapat mengambil peran melalui berbagai gagasan dan inovasi. Termasuk pengembangan usaha yang berkaitan dengan kebutuhan wisatawan.
“Ini peluang yang ke depan bisa dimanfaatkan generasi muda. Mereka bisa mengembangkan ide dan usaha yang berkaitan dengan pariwisata, sehingga kehadiran IKN juga memberikan manfaat bagi Samarinda,” katanya.
Menurut Helmi Abdullah, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi destinasi. Kesiapan fasilitas pendukung, pelayanan, dan sumber daya manusia juga perlu diperhatikan agar wisatawan memperoleh pengalaman yang baik selama berkunjung. Pemerintah daerah bersama DPRD telah menjembatani sejumlah regulasi yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata dan ketenagakerjaan.
“DPRD bersama pemerintah kota sudah menjembatani melalui regulasi pariwisata dan ketenagakerjaan. Harapannya, ini bisa memberikan ruang bagi generasi muda untuk ikut berkembang,” ungkapnya.
Ia berharap generasi muda dapat memanfaatkan momentum perkembangan IKN dengan menghadirkan gagasan yang mampu memperkuat daya tarik Samarinda sebagai daerah tujuan wisata.
“Ketika ada ide dan gagasan, jangan ragu untuk menyampaikan. Kita bisa berdiskusi dengan para senior agar gagasan itu bisa dikembangkan untuk membangun Samarinda yang lebih baik,” pungkasnya. (ah/gs/adv)
Penulis: Annisa Hidayah



