Anggota DPRD Samarinda Soroti Kondisi Armada Balakar Handil Kopi

SAMARINDA – Kesiapan armada menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Balakar Handil Kopi, Kecamatan Sambutan, dalam menjalankan tugas penanganan kebakaran. Dari dua unit mobil pemadam yang dimiliki, salah satunya telah berusia tua, namun masih harus dioperasikan untuk mendukung respons ketika terjadi kebakaran.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Suparno, mengatakan kondisi armada tersebut menjadi perhatian. Karena, Balakar merupakan salah satu unsur yang berada di garis depan saat terjadi kebakaran di lingkungan masyarakat. “Kalau kendaraan sudah tua tetapi masih harus dipakai, tentu perlu menjadi perhatian. Jangan sampai ketika ada kejadian, relawan sudah siap, tetapi kendaraannya justru mengalami kendala. Ini yang harus kita pikirkan bersama,” kata Suparno di Posko Balakar, Jalan Handil Kopi, Sambutan, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, keberadaan relawan tidak akan maksimal apabila tidak ditunjang sarana yang memadai. Dalam kondisi kebakaran, kecepatan menuju lokasi menjadi penting. “Sementara kendaraan pemadam juga harus membawa personel dan peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan penanganan awal,” ungkap dia.

Suparno berharap persoalan armada tersebut dapat menjadi perhatian bersama. Dukungan terhadap Balakar perlu diarahkan tidak hanya pada operasional harian, tetapi juga pada keberlanjutan sarana pemadam yang digunakan relawan. “Relawan ini jangan sampai sudah siap turun, tetapi sarana yang digunakan tidak mendukung. Karena mereka berada di paling depan, maka kesiapan kendaraan dan peralatan juga harus menjadi perhatian,” pungkas Suparno.

Sementara itu, Ketua Balakar Handil Kopi, Arbain, membenarkan kondisi tersebut. Saat ini Balakar memiliki dua unit mobil pemadam. Namun salah satu kendaraan sudah tergolong tua dan tetap digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional di lapangan. “Kami memiliki dua unit mobil pemadam. Salah satunya memang sudah cukup tua, tetapi sampai sekarang masih kami gunakan karena memang armada yang kami punya terbatas. Selama masih bisa jalan, tetap kami operasikan,” ujar Arbain.

Ia menjelaskan keberadaan armada menjadi kebutuhan utama bagi Balakar. Relawan tidak hanya membutuhkan personel ketika mendapat laporan kejadian, tetapi juga harus membawa kendaraan dan peralatan agar dapat langsung melakukan tindakan di lokasi.

Hal senada juga disampaikan Lurah Sambutan, Muhamad Masuki. Ia mengakui kondisi mobil pemadam yang sudah tua menjadi salah satu hal yang perlu dibicarakan bersama. Termasuk kemungkinan mencari dukungan untuk pengadaan atau perbaikan armada. “Selama ini memang terutama mobil. Mobil itu sudah tua. Nanti mungkin kami akan komunikasikan dengan anggota, apakah perlu bantuan atau mungkin membuat proposal. Ini masih perlu kami bicarakan dulu supaya semuanya jelas, karena ini untuk kepentingan masyarakat,” kata Masuki.

Menurut Masuki, kebutuhan armada tidak dapat dipisahkan dari tugas Balakar. Kendaraan dibutuhkan untuk membawa peralatan menuju lokasi kejadian sekaligus mendukung personel agar dapat bergerak secara maksimal. “Perlu armada dan juga kita membawa alat ke mana-mana perlu armada. Tidak mungkin seandainya terjadi apa-apa kita cuma orang saja. Kita perlu armada dengan segala personelnya,” ujarnya.

Ia mengatakan kelengkapan kendaraan, termasuk tangki dan peralatan pendukung, akan membuat Balakar lebih siap melakukan tindakan ketika mendapat laporan. Dengan begitu, relawan tidak hanya hadir di lokasi, tetapi dapat langsung melakukan penanganan awal. “Kalau memang ada mobil, ada tangkinya, kita siap untuk sesuatu. Kalau ada kejadian, kita siap untuk langsung aksi di lokasi. Kalau kita tidak bawa apa-apa, sama saja kita masih menunggu-nunggu,” kata Masuki.

Masuki menegaskan posisi Balakar sebagai relawan yang berada dekat dengan masyarakat membuat kecepatan menjadi salah satu kekuatan utama. Ketika kebakaran terjadi, unsur yang paling dekat dengan lokasi biasanya dapat lebih dahulu bergerak sebelum bantuan lainnya tiba.  (Adv)

Penulis: Annisa Hidayah

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker