Bank Samarinda Didorong Jemput Bola Layani Pelaku UMKM

SAMARINDA – DPRD Samarinda terus mendorong upaya memperkuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda. Selain pembinaan, akses terhadap layanan keuangan juga harus diperluas agar pelaku usaha semakin mudah mengembangkan usahanya. Dalam hal ini, BPR Bank Samarinda diminta lebih aktif menjangkau masyarakat, khususnya para pedagang pasar.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menilai Bank Samarinda tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang untuk membuka rekening atau mengakses layanan perbankan. Menurutnya, pola pelayanan jemput bola perlu diterapkan agar inklusi keuangan semakin meningkat.

“Maksud kita itu, bank ini harus jemput bola. Bagaimana setiap pelaku UMKM itu punya rekening. Ke depan itu yang saya dorong,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Viktor mengatakan Bank Samarinda dapat membuka layanan di kawasan pasar atau mendatangi langsung para pelaku UMKM. Langkah tersebut dinilai akan memudahkan pedagang memperoleh akses transaksi keuangan sekaligus memperluas jangkauan layanan bank milik daerah.

Ia menyebut, keberadaan rekening bank juga akan memberikan banyak manfaat bagi pelaku usaha, mulai dari keamanan transaksi hingga kemudahan memperoleh akses pembiayaan ketika dibutuhkan untuk mengembangkan usaha.

“Supaya Bank Samarinda ini tidak pasif. Harus aktif jemput bola seperti bank-bank swasta lainnya yang membuka layanan rekening kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Viktor turut menepis kekhawatiran masyarakat terkait keamanan menyimpan dana di Bank Samarinda. Sebagai bank yang berada di bawah pengawasan otoritas perbankan, masyarakat disebut tidak perlu ragu memanfaatkan layanannya. “Bank Samarinda itu terjamin karena dia masuk dalam pengawasan OJK,” tegasnya.

Ia berharap langkah proaktif tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan UMKM di Samarinda. Dengan semakin banyak pelaku usaha yang terhubung dengan layanan perbankan, aktivitas ekonomi dinilai akan lebih tertata dan berkembang.

“Yang kita dorong itu bagaimana bank hadir di tengah masyarakat, bukan masyarakat yang terus menunggu datang ke bank,” tutupnya. (ah/gs/adv)

Penulis: Annisa Hidayah

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker