
KUTAI KARTANEGARA – Keterbatasan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2026 tidak mengurangi komitmen Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kukar untuk memastikan kebutuhan atlet tetap menjadi prioritas utama menjelang penyelenggaraan Porprov.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa persiapan menghadapi event olahraga terbesar tingkat provinsi itu akan tetap dijalankan, meski Pemkab Kukar melakukan sejumlah penyesuaian anggaran. “Pembinaan atlet tidak boleh terhambat oleh situasi fiskal yang sedang menantang,” ungkap dia, Selasa (25/11/2025).
Aji Ali menerangkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini memang menuntut setiap perangkat daerah menyusun ulang rencana kerja agar lebih efisien. Namun, bidang olahraga tetap memerlukan perhatian karena berkaitan langsung dengan prestasi daerah yang sudah dibangun sejak lama. “Kami memahami bahwa kondisi keuangan daerah saat ini memang belum sepenuhnya baik,” ujarnya.
Dia mengatakan di tengah kondisi tersebut, kualitas pembinaan tetap harus dipertahankan.
Dispora Kukar telah mengajukan usulan anggaran prioritas untuk memastikan kebutuhan utama atlet terpenuhi. Terutama berkaitan dengan latihan dan kesiapan teknis menjelang Porprov.
“Dukungan anggaran sangat penting, agar Kukar tidak mengalami ketertinggalan saat memasuki masa persaingan nantinya. Kami berharap tetap ada alokasi anggaran yang memadai untuk memfasilitasi para atlet dan mendukung pelaksanaan Porprov nanti,” jelasnya.
Dia mengatakan bahwa stabilitas persiapan menjadi kunci penentu kualitas kontingen. Perhatian dari Kepala Daerah semakin memperkuat arah program pembinaan atlet. “Insya Allah, Pak Bupati sudah menunjukkan komitmen kuat bahwa kepentingan atlet, kepentingan olahraga, kemajuan olahraga, dan prestasi daerah tetap menjadi prioritas di tahun 2026, meski harus menyesuaikan dengan keterbatasan yang ada,” ungkapnya.
Ia memastikan bahwa Dispora Kukar tetap memaksimalkan setiap tahapan persiapan secara bertahap dan efisien. Pengurangan anggaran tidak boleh memadamkan semangat pembinaan atlet.
“Artinya, meskipun ada pengurangan anggaran, upaya untuk melakukan persiapan tetap akan dijalankan,” ungkap dia. (adv/pur/Dispora Kukar)



