
KUTAI KARTANEGARA – Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu mempertegas arah pembangunan desanya. Mereka memfokuskan ke penguatan infrastruktur, sektor pertanian dan pengembangan industri berbasis hasil bumi.
“Pembangunan desa bukan hanya infrastruktur dasar. Tetapi juga peningkatan prodktifitas masyarakat. Salah satunya, membuka akses menuju lahan pertanian, dengan membangun badan jalan. Sehingga, sawah-sawah muda dijangkau. Saat ini, kami juga sedang mengembangkan budidaya buah dan pabrik kopi,” ungkap Kepala Desa Jonggon Jaya, Muhammad Kholil, beberapa waktu lalu.
Dia berharap pemerintah daerah dapat membantu menyediakan bibit buah. Karena dapat memberikan nilai ekonomi, penghijauan berbasis produksi dan menciptakan ekologi desa kondusif.
Saat ini, lanjut dia, Desa Jonggon Jaya memprioritaskan pengembangan durian dan keranggang. “Kalau infrasruktur, ada sekitar 150 meter jalan kabupaten dan 300 meter jalan poros belum selesai,” kata dia.
Menurut dia, masih ada beberapa ruas jalan rusak akibat longsor. Sebab, tanah tersebut kondisinya labil. “Tahun 2024 lalu, beberapa titik jalan mengalami longsor. Sebagian kontruksi memang masih bertahan. Tetapi, titik rawan longsor di Margahayu dan Jonggon perlu diperhatikan secara serius,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, untuk sektor pertanian, Desa Jonggon Jaya masih memiliki sekitar 50 hektar lahan sawah. Lahan itu masih belum digarap. “Dari total 500 hektar, masih ada 50 hektar sawah belum tergarap,” kata dia. (adv/gs/Diskominfo Kukar)



