
KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan evaluasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kukar. Rakor tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas PU Kukar, Senin (16/9/2025). Dihadiri Sekda Kabupaten Kukar H Sunggono, Asisten II Ahyani Fadianur Diani, Kepala Dinas PU Wiyono, Plt Kepala Dinas Perkim M Aidil, Plt Kepala Bappeda Syarifah Vanesa Vilna dan jajaran terkait.
Dari rakor tersebut, Aulia Rahman Basri ingin dapat mengambil poin – poin kebijakan tentang pembangunan yang sedang berjalan di Kukar. Dan kebijakan selanjutnya di tahun 2026 mendatang.
“Di saat RPJMD sudah disahkan, otomatis semua harus disesuaikan dan menjadi fokus kita kedepan. Kriteria kebijakan untuk jalan seperti apa yang harus diambil dilihat dari banyaknya usulan perbaikan jalan yang masuk,” kata dia.
Menurut dia, perbaikan jalan menjadi agenda prioritas Pemkab Kukar kedepan. Karena, jalan–jalan tersebut menghubungkan setiap kecamatan dan beberapa desa lainnya.
“Kedepan, PR kita di daerah Muara Wis, Muara Muntai dan Kembang Janggut. Jalan–jalan yang menuju pusat layanan harus diperharikan, seperti jalan menuju sekolah, puskesmas dan pasar harus baik. Termasuk dari sentra – sentra produksi pertanian menuju ke pusat ekonominya dan jalan menuju ketempat wisata, pastikan terhubung dengan baik,” tegasnya.
Selanjutnya, kata dia, untuk prioritas kedepan yang dibangun sekarang kualitasnya tidak menurun. Seperti penanganan longsor. Apabila, penanganannya tidak bisa ditunda, artinya harus segera ditangani dengan cepat.
“Kondisi alam memang tidak bisa kita ketahui, dalam penanganannya pun perlu peningkatan kualitas agar kondisi ini bisa teratasi dengan baik,” kata Aulia.
Menurut Aulia, bahwa masing – masing dinas sudah mengetahui apa yang harus dilakukan. “Tinggal nanti kita rumuskan kriteria prioritas jalan mana yang harus dibangun untuk membuka roda perekonomian masyarakat Kukar,” ungkap dia. (adv/gs/Diskominfo Kukar)



