
KUTAI KARTANEGARA – Proses pembenahan lapangan tenis di kawasan Stadion Rondong Demang terus berjalan secara bertahap sebagai upaya meningkatkan kelayakan sarana latihan bagi masyarakat dan atlet Kutai Kartanegara (Kukar). Meski perbaikan dilakukan secara gradual, langkah tersebut dianggap penting untuk menjaga kondisi lapangan tetap stabil, nyaman digunakan, serta tidak menurun kualitasnya dari waktu ke waktu.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menerangkan bahwa dalam kurun dua tahun terakhir pihaknya mulai menaruh perhatian lebih pada fasilitas tenis karena tingginya tingkat penggunaan dan kebutuhan pembinaan atlet. “Dukungan anggaran belum besar, namun bukan berarti pemeliharaan harus berhenti,” ucap dia, Senin (1/12/2025).
Dispora Kukar memilih pola peningkatan bertahap agar sarana tetap berfungsi dan tidak menunggu kerusakan lebih berat. “Memang anggaran yang ada tidak terlalu besar, tapi minimal sedikit demi sedikit kita lakukan renovasi. Tahun-tahun kemarin kami memperbarui cat lapangan, dan tahun ini kami melakukan pengangkatan permukaan lapangan agar tidak lagi tergenang air saat hujan,” ungkapnya.
Aji Ali Husni memaparkan bahwa persoalan teknis utama berada pada posisi lapangan yang lebih rendah dari badan jalan, sehingga ketika musim hujan air mudah mengalir ke permukaan dan mengganggu aktivitas permainan. Kondisi tersebut terjadi seiring meningkatnya elevasi jalan akibat proses semenisasi dalam beberapa tahun terakhir.
“Bangunan itu sudah lama, sementara jalan di sekitarnya terus naik karena semenisasi. Akhirnya posisi lapangan utama berada di bawah jalan. Karena itu, dengan anggaran yang minim pun kami maksimalkan untuk mengangkat satu atau dua lapangan yang ada,” jelasnya.
Kedepan, kata dia, Dispora memiliki rencana untuk melanjutkan revitalisasi apabila dukungan anggaran kembali tersedia. “Fasilitas tenis masih menjadi salah satu sarana olahraga yang diminati banyak kalangan sehingga perlu dipastikan kondisinya selalu siap digunakan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, dia menyinggung bahwa Dispora belum memiliki lapangan indoor yang berada langsung di bawah pengelolaan dinas. “Memang kelemahan kita, untuk lapangan indoor yang dikelola Dispora itu belum ada. Yang tersedia saat ini kan hanya outdoor. Lapangan indoor yang ada itu berada di bawah pengelolaan Sekretariat DPRD,” ujarnya.
Meski terbatas di fasilitas indoor, Aji Ali Husni mengapresiasi kerja sama dengan Sekretariat DPRD Kukar yang turut menyediakan ruang latihan bagi cabang olahraga tertentu. Kolaborasi ini dinilai sangat membantu menjaga keberlangsungan program pembinaan atlet. “Alhamdulillah Sekretariat DPRD sangat membantu kami dalam penggunaan lapangan itu. Ada beberapa cabang olahraga yang menggunakan fasilitas tersebut. Insya Allah kita bisa terus bekerja sama untuk mendukung kebutuhan para atlet,” ungkapnya.
Dia menegaskan bahwa peningkatan sarana bukan hanya soal renovasi fisik, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang untuk menciptakan ruang olahraga yang lebih representatif bagi pelatih, atlet, dan masyarakat. Diharapkan perbaikan ini dapat terus berlanjut hingga lapangan tenis memiliki standar yang lebih ideal. “Kami ingin kondisi lapangan semakin membaik setiap tahun agar latihan tidak terkendala cuaca ataupun kondisi permukaan,” pungkasnya. (adv/pur/Dispora Kukar)



