Setuju Mobil Listrik, Nursobah Beri Catatan

SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PKS Nursobah menyatakan bahwa secara prinsip menyetujui kalau pemerintah mendorong penggunaan mobil listrik. Namun, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan. Yakni, mobil listrik tersebut harus buatan anak bangsa atau produk dalam negeri, bukan impor dari luar negeri.

“Sebab dulu, pemerintah dari China juga pernah memberikan insentif kepada pabrikasi mobil listrik. Tetapi, setelah banyak memproduksi mobil listrik, ternyata pemerintah mencabut subsidinya. Akhirnya, pengusaha mobil di China mengalami banyak sekali kerugian. Nah, kita kuatir, ketika pemerintah mendorong penggunaan mobil listrik, tetapi pemerintah tidak serius. Sama tidak seriusnya, ketika pemerintah tidak melanjutkan program mobil nasional,” ungkap Nursobah, Senin (19/9/2022).

Dia mengaku sangat kecewa apabila pemerintah pusat mengambil kebijakan yang tidak serius. “Kalau memang pemerintah serius, misalnya dengan memodali BUMN untuk pembuatan penelitian hasil-hasil riset, baik mobil maupun motor listrik oleh anak bangsa, maka saya kain kita bisa tumbuh di asia. Dan, Indonesia bisa menjadi kiblat dalam teknologi,” papar Nursobah.

Nursobah berharap pemerintah tidak dikendalikan negara lain dalam produktifitas teknologi yang dimiliki Indonesia. “Keseriusan pemerintah harus betul-betul melihat ini sebagai peluang anak bangsa kedepan,” ungkap dia. (ADV)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker