Normalisasi Anak Sungai Dinilai Jadi Solusi Jangka Panjang

SAMARINDA – Normalisasi anak sungai di kawasan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini berulang terjadi di kawasan itu. Namun, upaya tersebut disebut tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai.

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Suparno menilai penataan alur sungai harus menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut, agar persoalan dapat ditangani hingga akar sehingga banjir yang berulang tidak datang lagi.

“Banyak rumah warga yang sebagian bangunannya berdiri di atas sungai. Kalau memungkinkan, anak sungai yang ada bakal dibuat sodetan sehingga warga juga harus siap jika dilakukan normalisasi,” ujar Suparno, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, kondisi anak sungai saat ini sudah mengalami penyempitan akibat banyaknya bangunan yang berdiri di atas badan sungai. Dampaknya, kapasitas sungai dalam menampung dan mengalirkan air terus berkurang sehingga genangan lebih mudah terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi turun.

Ia menjelaskan, normalisasi tidak hanya sebatas memperlebar aliran sungai, tetapi juga mengembalikan fungsi badan sungai agar mampu mengalirkan debit air menuju Sungai Mahakam secara lebih optimal.

“Kalau badan sungainya sudah sempit, sebesar apa pun drainase yang dibangun akan sulit bekerja maksimal. Karena itu, sungainya juga harus dibenahi,” katanya.

Selain penyempitan alur, Suparno menilai sedimentasi yang terjadi selama bertahun-tahun turut memperburuk kondisi sungai. Endapan lumpur yang terus menumpuk menyebabkan kedalaman sungai berkurang sehingga daya tampung air semakin terbatas saat curah hujan meningkat.

Suparno berharap pemerintah dan masyarakat dapat membangun komunikasi yang baik dalam setiap proses penataan sungai. Menurutnya, dukungan warga menjadi faktor penting agar program normalisasi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi upaya pengendalian banjir di Kota Samarinda.

“Kalau memang normalisasi menjadi pilihan, tentu harus dilakukan dengan cara yang baik dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Yang terpenting, tujuannya untuk mengurangi banjir yang selama ini terus berulang,” tutupnya. (ah/gs/adv)

Penulis: Annisa Hidayah

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker