Rumah Sakit Didorong Perbaiki Tata Kelola Penanganan Pasien

SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda mendorong seluruh rumah sakit, Puskesmas, dan klinik di Kota Samarinda memperbaiki dan meningkatkan tata kelola penanganan terhadap pasien, khususnya penyampaian informasi kepada masyarakat saat terjadi antrean pelayanan maupun keterbatasan ruang perawatan.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, menilai persoalan pelayanan kerap dipicu bukan hanya karena kapasitas fasilitas kesehatan, Namun minimnya komunikasi yang diterima pasien dan keluarganya.

“Penjelasan itu sangat penting, Kalau memang ruangannya penuh atau harus menunggu, Sampaikan kondisinya sehingga mereka memahami situasi yang sedang terjadi,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Menurut Novan, pasien yang sedang sakit membutuhkan kepastian informasi agar tidak merasa diabaikan selama menunggu pelayanan. Karena itu, rumah sakit perlu menyampaikan estimasi waktu tunggu maupun alasan keterlambatan secara terbuka.

“Bapak nanti kemungkinan nunggunya sekian karena masih menunggu ruang tersedia. Penjelasan seperti itu akan lebih baik daripada pasien dibiarkan tanpa kejelasan,” katanya.

Ia menegaskan, apabila pasien ingin memilih berpindah ke fasilitas kesehatan lain setelah mendapatkan penjelasan, hal tersebut merupakan hak pasien. Terpenting, seluruh informasi disampaikan secara jelas sejak awal.

“Kalau setelah dijelaskan pasien ingin pindah, itu haknya. Yang penting jangan sampai pasien didiamkan tanpa kepastian,” tuturnya.

Novan meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan menjadikan komunikasi sebagai bagian dari standar pelayanan kepada masyarakat. Pembenahan tata kelola pelayanan harus menjadi perhatian agar kualitas layanan kesehatan di Samarinda terus meningkat.

“Perbaikan tata kelola penanganan pasien harus terus dilakukan. Pelayanan yang baik bukan hanya soal tindakan medis, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan kepastian informasi sejak awal,” pungkasnya. (ah/gs/adv)

Penulis: Annisa Hidayah

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker