

KUTAI KARTANEGARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun anggaran 2023. Tercatat bahwa pertumbuhan ekonomi Kutai Kartanegara mengalami pertumbuhan positif dan membawa perubahan yang cukup signifikan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono mewakili Bupati Kutai Kartanegara menyerahkan pemaparan LKPj 2023 pada Rapat Paripurna DPRD Kukar, Kamis (28/3/2024).
DIa mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 sebesar 5,13 persen mengalami perubahan positif 38,64 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi yang cukup baik ini telah meningkatkan pendapatan per kapita meningkat menjadi Rp270,72 juta. Kendati demikian ketimpangan pendapatan masih di angka 0,284.
“Namun angka tersebut lebih kecil dibandingkan angka ketimpangan pendapatan Provinsi Kalimantan Timur,” kata Sunggono usai menyerahkan LKPJ 2023 kepada Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid.
Selain itu Sunggono mengatakan bahwa masih banyak capaian positif pembangunan yang telah dilakukan selama 2023, yakni menjalankan program pembangunan yang bertujuan untuk peningkatan perekonomian dan pengentasan kemiskinan.
Beberapa program yang dilakukan antara lain Program Sanitasi Aman, Program Yok Baiki Rumah, Program Air Bersih, Program Pondok Pangan Etam, Program Nyaman Be’jukut, Program Pendidikan Keaksaraan Dasar, Program Pendidikan Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM), Program Pendidikan Kecakapan Hidup, Program Pendidikan Kesetaraan Paket A s/d C, Program Bantuan Alat Bantu Aksesibilitas dan Program Bantuan Pangan.
“Melalui program-program ini nantinya diharapkan bisa mencapai Kemiskinan 0 persen pada tahun 2024 di Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata dia.
Sunggono berharap kolaborasi semua stakeholder serta meningkatkan partisipasi pihak swasta dalam pengentasan kemiskinan.
Saat ini angka pengganguran pada tahun 2023 sebesar 4,05 persen mengalami perubahan penurunan yang sangat positif sebesar 2,174 persen. Tak hanya itu Iklim investasi pada tahun 2023 mampu menarik daya saing investasi dan membuka lapangan kerja baru di sektor formal.
Sementara itu Program Dedikasi Kukar Siap Kerja yang ditetapkan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dan fasilitasi kemitraan tenaga kerja secara terintegrasi mulai dari peningkatan kapasitas SDM tenaga kerja.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus menggulirkan job fair atau bursa kerja sebagai implementasi Program Kukar Siap Kerja,” tegasnya. (ADV/DISKOMNFO KUKAR)



