Kreatif, Sampah Plastik Disulap Jadi Paving Block

TENGGARONG –  Bagi kebanyakan orang,  sampah plastik selalu jadi masalah. Tetapi,  di tangan ibu-ibu Yayasan Borneo Generasi Cemerlang, Desa Loa Duri Kabupaten Kutai Kartanegara,  justru sampah plastik ini bisa menghasilkan uang.  Mereka merubah sampah plastik menjadi paving block.

Menariknya,  paving block buatan ibu-ibu Dasawisma sudah dipesan sejumlah perusahaan untuk taman di kantornya.

Ibu-ibu dan masyarakat Bank Sampah Borneo Generasi Cemerlang Jalan Mulawarman RT 09 Loa Duri Ilir mengolah sampah plastik menjadi paving blok persegi panjang ukuran 11,5 x 22,5  dengan ketebalan 10 sentimeter. Tujuannya, untuk mengurangi sampah plastik di wilayah mereka.

Sampah plastik dikumpulkan dan dimasukan ke dalam drum, lalu  dipanaskan menggunakan kayu bakar.  Saat plasti meleleh, lalu diaduk agar plastik tidak menggupal.

Sekitar 15 menit, terlihat plastik telah mencair dan berubah menjadi adonan kental. Dibantu sejumlah warga laki-laki,  adonan itu dimasukan kedalam cetakan yang telah disediakan. Ada dua cetakan, yakni cetakan persegi panjang dan persegi lima.

Sugeng, petugas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kutai Kartanegara bahwa kreatifitas ibu-ibu Yayasan Borneo Generasi Cemerlang itu merupakan langkah positif dan harus didukung demi kelestarian alam.

“Sudah banyak yang kita praktikan. Harapanya, dengan plastik ini,  paving blok dari limbah plastik ini ternyata lebih tahan lama dibanding yang terbuat dari semen. Masyarakat terlihat antusias mengelola sampah plastik ini. Tidak sia-sia, dan bisa mendapatkan pendapatan,” ungkap Sugeng, kemarin. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker