Karhutla Makin Serius, Pemkab Berau Usulkan Status Tanggap Darurat

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau bersiap meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat. Usulan tersebut muncul setelah tim kaji cepat lintas sektor menilai kondisi karhutla membutuhkan penanganan yang lebih luas dan terkoordinasi.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan keputusan itu diambil melalui rapat bersama sejumlah instansi teknis, mulai dari DLHK, Dinas Perkebunan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, BPBD hingga KPHP. Pertimbangan kondisi cuaca dari BMKG juga menjadi bagian dalam kajian.

“Hasil kaji cepat menunjukkan kondisi sudah perlu ditingkatkan menjadi tanggap darurat. Rekomendasinya segera kami sampaikan kepada Bupati,” ujar Muhammad Said, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, kenaikan status penting agar pemerintah dapat mengerahkan sumber daya secara lebih maksimal dalam menghadapi karhutla. Namun, penanganan tidak bisa hanya dibebankan kepada BPBD atau petugas pemadam kebakaran. Seluruh unsur pemerintahan hingga masyarakat dan perusahaan harus mengambil peran.

“Kalau sudah tanggap darurat, ini tugas bersama. Camat, kepala kampung, masyarakat dan perusahaan harus terlibat,” tegasnya.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap titik karhutla yang berada di dalam wilayah perizinan atau konsesi perusahaan.  Pemkab meminta perusahaan tidak hanya menunggu penanganan dari pemerintah, tetapi turun langsung melakukan pemadaman dan pencegahan di wilayah operasional masing-masing.

“Kalau titik api berada di wilayah konsesi, perusahaan harus ikut bertanggung jawab. Jangan sampai pemerintah bekerja sendiri,” ujarnya.

Muhammad Said menegaskan, penetapan status Tanggap Darurat nantinya menjadi kewenangan Bupati Berau melalui Surat Keputusan. Saat ini, seluruh data lapangan dan pertimbangan teknis telah disiapkan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Pemkab Berau berharap peningkatan status tersebut dapat mempercepat mobilisasi personel, peralatan, anggaran serta koordinasi lintas sektor untuk menekan penyebaran karhutla. “Target kita jelas, api segera dikendalikan dan jangan sampai meluas ke permukiman warga,” pungkasnya. (ar/gs/adv)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker