
SAMARINDA – Di bulan Februari ini, Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Samarinda melakukan kunjungan ke usaha furniture interior dan usaha es batu kristal.
“Luar
biasa, ternyata dengan tempat usaha minimalis di Jalan Jakarta Blok AC, pabrik
es batu kristal UD Hens Kristal Samarinda ini mampu memproduksi sekitar 10 ton/hari.
Dan, kalau weekend bisa mencapai 12 ton/hari, dengan bahan baku air PDAM
yang sudah disaring melalui 5 kali proses sebelum masuk alat pendingin,” ungkap
Kadisperin Samarinda, Muhammad Faisal, kemarin.
Menurut dia, sebagai penyuplai es ke sekitar 100-an outlet
makanan di Kota Samarinda, mereka berusaha memenuhi pesanan dengan standar yang
diminta.
“Mereka sudah punya SOP kerja. Apalagi mereka penyuplai kebutuhan es untuk KFC dan McD yang punya standar ketat,” Ungkap Faisal.
Dia mengatakan, dengan harga per kantong es berat 10 kg sebesar Rp10.000, mereka terus bersaing secara fair dengan 4 usaha sejenis yang juga ada di Kota Samarinda.
“Kemudian
kunjungan kami lanjutkan ke usaha furniture berlabel IM Interior di Jalan
Revolusi RT 06, untuk melihat secara langsung proses pembuatannya di workshop,”
katanya.
Usaha keluarga yang digeluti Ridwansyah bersama istri ini lebih
banyak berdasarkan order dengan ukuran, model dan warna yang bisa menyesuaikan
selera pemesan.
“Stok produk furniture kami yang ready tidak banyak. Tetapi, alhamdullilah pesanan selalu ada saja, baik interior ruangan, kamar tidur hingga kitchen set,” ucap Ridwansyah.
Dia mengaku bangga dikunjungi Dinas Perindustrian Kota Samarinda. Karena, selama ini belum pernah ada pembinaan dari Pemkot.
“Mudah-mudahan kami terus dibina dan difasilitasi, terutama bahan baku dan pemasarannya,” ungkap dia. (maman)



