
Shearing Pengembangan Industri Olahan dan Strategi Pemasaran
SAMARINDA – Mengawali kegiatan di bulan pertama tahun 2020, Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Samarinda kedatangan rombongan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Jumat (24/1).
“Kaget juga, kami diawal tahun ini mendapatkan surat dari DPRD Kabupaten Soppeng yang akan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perindustrian. Agak jarang, biasanya di bulan Januari, Alhamdullilah, no problem sebenarnya,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian Kota Samarinda, Muhammad Faisal, Jumat (24/1).
Rombongan Komisi II DPRD Soppeng berjumlah 9 orang dan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Soppeng Andi Mapparemma. Mereka kunjungan kerja (kunker) ke Disperin Samarinda, ingin shearing pengembangan industri olahan dan strategi pemasarannya.
“Pertemuan berjalan santai dan hangat. Karena Samarinda dan Soppeng sebenarnya punya ikatan persaudaraan sudah lama sekali. Sehingga sudah saling memahami. Jadi, pertemuannya terasa lancar dan tak terasa berlangsung sekitar 2 jam-an,” ungkap Faisal.
Penanganan, strategi dan komunikasi dengan IKM tampaknya cukup menarik perhatian mereka. Terutama, salah satu prioritas unggulan Disperin yakni INTIFS atau Industri Kreatif Samarinda.
“Pertemuan kunjungan kerja kami kali ini sangat menarik. Banyak hal yang menjadi perhatian di persoalan IKM (Industri Kecil Menengah). Ini bisa menjadi inspirasi untuk dibawa sebagai oleh-oleh ke Soppeng,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Mapparemma.
Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Soppeng menyempatkan melihat Pusat Data dan Informasi Dinas Perindustrian sebagai upaya memudahkan pendataan dan penyesuaian data IKM. Serta mensukseskan program one data, yang sudah dicanangkan Pemerintah Kota Samarinda. Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi pusat oleh-oleh Citra Niaga. (maman)



