Disdikbud Kukar Dorong Wajib Belajar 13 Tahun

KUKAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong seluruh masyarakat memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan melalui program wajib belajar 13 tahun. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), yang harus dimulai sejak usia dini, melalui satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kepala Disdikbud Kukar, H Heriansyah mengatakan, pendidikan sejak usia dini memiliki peran penting membentuk karakter, mengembangkan kemampuan dasar, dan mempersiapkan anak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Kesadaran orang tua menyekolahkan anak sejak usia dini perlu terus ditingkatkan. Sebab, pendidikan tidak hanya dimulai saat anak memasuki Sekolah Dasar (SD). Tetapi juga melalui pembelajaran di PAUD sebagai fondasi bagi perkembangan anak.

“Pendidikan merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, kami mendorong seluruh masyarakat agar memastikan anak-anaknya mendapatkan pendidikan sejak usia dini. Dimulai dari PAUD hingga menyelesaikan jenjang pendidikan berikutnya,” kata Heriansyah di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2026).

Ia menjelaskan, program wajib belajar 13 tahun merupakan upaya memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan. Dengan memulai pendidikan dari PAUD, anak-anak diharapkan memiliki kesiapan lebih baik saat memasuki jenjang sekolah dasar.

“Selain memberikan pengetahuan dasar, pendidikan usia dini berperan mengembangkan kemampuan sosial, emosional, bahasa, dan kemandirian anak. Berbagai kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi anak dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan wajib belajar 13 tahun tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan orang tua dan seluruh elemen masyarakat. Peran keluarga sangat penting untuk memastikan anak memperoleh akses pendidikan layak dan berkelanjutan. Orang tua diharapkan tidak mengabaikan pendidikan usia dini. Sebab, masa tersebut merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pendidikan sejak dini. Jangan sampai anak-anak baru mendapatkan pendidikan ketika masuk SD. Padahal pembentukan kemampuan dasar dan karakter sudah bisa dimulai sejak PAUD,” jelasnya.

Di sisi lain, Disdikbud Kukar terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Pendidikan yang dimulai sejak dini mampu membangun generasi lebih siap menghadapi tantangan dan memiliki kemampuan berkembang sesuai potensi masing-masing.

“Penguatan SDM harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan yang terarah. Mulai dari jenjang PAUD hingga pendidikan menengah. Sehingga, anak-anak di Kukar memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang melalui proses pendidikan berkesinambungan,” katanya.

Ia menyampaikan, melalui dukungan pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat, maka pelaksanaan wajib belajar 13 tahun di Kukar dapat berjalan optimal. “Harapan kita, seluruh anak di Kukar mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan. Ini merupakan tanggung jawab bersama, agar ke depan kita dapat menyiapkan generasi berkualitas, berkarakter, dan mampu bersaing,” harapnya. (adv/ki/Diskominfo Kukar)

Editor : Abdul Rahman

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker