
SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun didaulat menjadi narasumber utama Seminar Universitas Terbuka Samarinda di Gedung Plenary Hall Kadrie Oening, Sabtu (2/3/2024).
Seminar tersebut bertema “Membangun Sumber Daya Manusia Kalimantan Timur Untuk Nusantara”. Â Mengumpulkan pemikir dan praktisi serta mahasiswa semester akhir untuk berbagi pandangan dan pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Kalimantan Timur.
Andi Harun menjelaskan peran negara-negara seperti Tiongkok dan Singapura yang memiliki pengaruh signifikan dalam panggung global. Lee Kuan Yew sebagai contoh pemimpin yang memainkan peran kunci memajukan Singapura hingga saat ini.
Dalam konteks pembangunan SDM, Andi Harun menekankan Tiongkok dan Singapura bisa menjadi studi kasus yang relevan untuk mendiskusikan upaya peningkatan SDM di Indonesia. Khususnya di Kalimantan Timur.
“Alat ukur yang biasa kita pakai dalam menilai sebuah indikator SDM sampai hari ini adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Di Kaltim IPM mencapai 78,20 persen pada tahun 2023. Kota Samarinda tercatat memiliki IPM tertinggi di Kaltim, bahkan se-Kalimantan, dengan angka mencapai 82,32 persen. Hal ini patut menjadi kebanggaan, karena Samarinda masuk dalam 3 besar nasional setelah Jakarta dan Yogyakarta,” ungkap Andi Harun.
Menurut dia, skor IPM saja tidak cukup mengukur kualitas SDM. Selain IPM, pentingnya keterampilan dan kemampuan SDM sebagai tolok ukur yang lebih holistik.
Andi Harun menjelaskan berbagai program dan kebijakan yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, keterampilan, dan kemampuan masyarakat Kota Samarinda.
Seminar ini dihadiri oleh berbagai kalangan. Mulai akademisi, praktisi, hingga pemerintah daerah. Diskusi dan tukar pikiran yang intensif terjadi sepanjang acara, memperkuat komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas SDM demi kemajuan Kalimantan Timur yang lebih baik.
Usai rangkaian diskusi yang intensif, penutupan acara ditandai dengan penyerahan cinderamata oleh Direktur UT Samarinda kepada Wali Kota Samarinda sebagai bentuk penghargaan atas kehadirannya sebagai narasumber utama. (ADV)



