
KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus berupaya meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Khususnya mengembangkan strategi pemasaran produk melalui platform digital.
Pemanfaatan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, serta berbagai platform digital lainnya dinilai dapat membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan penjualan produk. Selain media sosial, pelaku UMKM di Kukar juga didorong memanfaatkan aplikasi Kukar Go sebagai salah satu sarana mempromosikan produk lokal kepada masyarakat lebih luas.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Santi Efendi mengatakan, kemampuan pemasaran menjadi salah satu aspek penting yang perlu dimiliki pelaku UMKM. Agar mereka mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif. Pelaku UMKM tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas. Tetapi, harus mampu memperkenalkan produknya melalui strategi pemasaran yang tepat.
“Di era digital saat ini, pemasaran tidak harus dilakukan secara langsung. Pelaku UMKM bisa memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk mereka, sehingga jangkauan pasarnya bisa lebih luas,” kata Santi Efendi di Arbizz Space, Sabtu (10/10/2026).
Ia menjelaskan, penggunaan media sosial memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM mempromosikan produk tanpa harus mengeluarkan biaya pemasaran yang besar. Misalnya melalui WhatsApp (WA). Pelaku usaha dapat menawarkan produk kepada pelanggan secara langsung. “Instagram dan Facebook bisa dimanfaatkan untuk menampilkan foto produk, memberikan informasi harga, serta menjangkau calon konsumen baru,” katanya.
Selain itu, kata dia, pelaku UMKM juga perlu meningkatkan kreativitas membuat konten promosi. Agar produk yang ditawarkan semakin menarik perhatian masyarakat. “Pelaku UMKM harus mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Bagaimana mereka bisa memanfaatkan platform digital yang tersedia untuk mendukung pemasaran dan meningkatkan daya saing produk,” jelasnya.
Dinas Koperasi dan UKM Kukar terus mendorong pelaku usaha agar mampu mengikuti perkembangan pola pemasaran yang semakin mengandalkan teknologi digital. Dengan pemanfaatan platform digital secara optimal, produk UMKM lokal diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi mampu menjangkau konsumen dari berbagai daerah.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM di Tenggarong Seberang atau Arbizz Space, Nadimah mengungkapkan, media sosial memiliki peran penting membantu memasarkan produk yang dijualnya. Media sosial menjadi sarana yang mudah digunakan untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli, sekaligus menjaga komunikasi dengan pelanggan.
“Kalau sekarang, media sosial sangat membantu untuk promosi. Kita bisa mengunggah foto produk, memberikan informasi kepada pelanggan, dan menerima pesanan tanpa harus bertemu langsung dengan pembeli,” ungkap Nadimah.
Ia menuturkan, pemanfaatan WhatsApp dan media sosial lainnya juga memberikan kemudahan menjangkau pelanggan. Termasuk mereka yang berada di luar lingkungan tempat usahanya. “Pemasaran tidak hanya bergantung pada pembeli yang datang langsung ke tempat berjualan, tetapi bisa dilakukan secara daring,” ucap dia.
Ia berharap, pelaku UMKM di Kukar semakin memahami pentingnya pemasaran digital dan mampu memanfaatkan berbagai platform untuk mengembangkan usaha. “Melalui peningkatan kapasitas dan pemanfaatan teknologi digital, UMKM di Kukar diharapkan semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap dia. (adv/ki/Diskominfo Kukar)
Editor : Abdul Rahman



