SAMARINDA – Penanganan persoalan sampah di Kota Samarinda mulai diarahkan ke pendekatan berbasis partisipasi masyarakat. Salah satu inisiatif yang tengah disiapkan adalah pembentukan gerakan lingkungan bernama “Sobat Darling”.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Andriansyah yang juga merupakan inisiator gerakan ini menyebut gagasan “Sobat Darling” hadir sebagai upaya membangun keterlibatan publik secara langsung, terutama dari kalangan generasi muda.
“Konsepnya sedang kita siapkan. Sobat Darling ini akan jadi ruang bagi masyarakat yang peduli lingkungan untuk terlibat langsung,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, kehadiran komunitas tersebut tidak hanya sebatas simbol, tetapi akan diarahkan pada kegiatan nyata di lapangan. Mulai dari edukasi pemilahan sampah di lingkungan warga, kampanye kesadaran lingkungan, hingga ikut menjaga ketertiban di area tempat pembuangan sampah (TPS).
Aan menilai, peran anak muda menjadi elemen penting dalam menjalankan gerakan ini. Ia membuka ruang seluas-luasnya bagi pelajar dan mahasiswa untuk ambil bagian, dengan pola keterlibatan yang menyesuaikan waktu mereka. “Anak-anak muda ini punya energi besar. Tinggal diarahkan saja. Bisa bergerak di akhir pekan atau di waktu luang mereka,” katanya.
Lebih jauh, Sobat Darling juga diproyeksikan mendukung penguatan sistem pengelolaan sampah dari tingkat bawah, termasuk mendorong pembentukan bank sampah di lingkungan RT.
Saat ini, lanjutnya, inisiatif tersebut masih dalam tahap pematangan, baik dari sisi konsep, struktur organisasi, maupun legalitas. Hal ini dilakukan agar gerakan yang terbentuk nantinya memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat berjalan secara berkelanjutan. “Kalau semuanya sudah siap, baru kita umumkan secara terbuka dan mengajak masyarakat untuk bergabung,” ucap dia. (gs/ah/adv)
Penulis: Annisa Hidayah



