
KUTAI KARTANEGARA – Lomba Senam Poco Poco direncanakan berlangsung tahun 2026. Lomba ini akan menjadi agenda kolaborasi baru antara Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) dan Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI). Ajang ini disiapkan sebagai ruang bagi pemuda mengekspresikan kreativitas dan menikmati kegiatan olahraga lebih variatif serta mudah diikuti berbagai kalangan.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, menyampaikan bahwa rencana lomba ini muncul dari semangat PPMI menghidupkan suasana olahraga. Bukan hanya kompetitif, tetapi juga menghibur.
“PPMI cukup aktif mendukung kegiatan Dispora. Melalui rencana penyelenggaraan Lomba Senam Poco-Poco, mereka ingin menghadirkan kegiatan olahraga, sekaligus bersifat hiburan. Kegiatan semacam ini jarang digelar di luar Jambore Pemuda,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Derry Wardhana menjelaskan, bahwa lomba senam Poco-Poco dirancang untuk mendorong pemuda lebih peduli pada gaya hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini dinilai mampu mempererat hubungan antarkomunitas pemuda. Terutama jika penyelenggaraannya melibatkan sekolah-sekolah di Kukar.
“Membuka partisipasi pelajar akan memperluas jangkauan kegiatan dan menghadirkan dinamika baru dalam pelaksanaan lomba. Dengan menggandeng sekolah, lebih banyak generasi muda bisa ikut serta dan mengenal olahraga yang menyenangkan ini,” jelasnya.
Dia menyampaikan, bahwa pelaksanaan lomba tidak dapat dijadwalkan tahun 2025. Karena seluruh program dan pembiayaan Dispora telah tertata sejak awal tahun. Penundaan tersebut justru memberi ruang bagi kedua pihak untuk memperkuat konsep dan skema pelaksanaan agar kegiatan yang dihasilkan lebih matang.
“PPMI sempat mengusulkan tahun ini, tetapi anggaran dan jadwal sudah tertutup. Pelaksanaannya kemungkinan besar tahun depan, dan akan kami bahas lebih lanjut agar kolaborasi berjalan maksimal,” terangnya.
Derry berharap kolaborasi ini dapat melahirkan suasana baru dalam agenda kepemudaan di Kukar. Semakin banyak kegiatan positif melibatkan pemuda, maka kian besar peluang mereka mengembangkan kemampuan diri dalam wadah yang sehat dan terarah. “Kami berharap, kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga wadah pembinaan karakter agar pemuda semakin kreatif, sehat, dan berdaya saing,” ungkap dia. (adv/pur/Dispora Kukar)



