

KUTAI KARTANEGARA – Keluarga Berencana (KB) adalah program pemerintah Indonesia sejak tahun 1970. Program tersebut bertujuan untuk mengendalikan pertambahan jumlah penduduk, membatasi angka kelahiran, dan mengatur jarak kelahiran. Sehingga dapat menciptakan keluarga sehat sejahtera.
Sejumlah upaya dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kutai Kartanegara (Kukar), untuk meningkatkan pelayanan Program Keluarga Berencana (KB). Salah satunya dengan program Toko Kencana (Keluarga Berencana).
Plt Kepala DP2KB Kukar, Arianto mengatakan bahwa program Toko Kencana akan digulirkan tiap pekannya. Yakni saat pelaksanaan kegiatan Car Free Day (CFD). Dalam kegiatan tersebut, selain melakukan sosialisasi KB juga dilakukan berbagai kegiatan pelayanan Keluarga Berencana. Ini adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas melalui pemberian pelayanan KB
“Pelayanan dari kawan-kawan DP2KB Kukar bagi masyarakat untuk pemasangan KB gratis, membuka stand saat CFD untuk memberikan pelayanan. Optimalisasi pelayanan KB, mendatangi warga salah satunya di CFD,” ujar Arianto, Senin (22/4/2024).
Arianto mengatakan untuk sosialisasi pelayanan KB DP2KB lebih menyasar kelompok remaja dan pasangan pada masa subur. Dimana memberikan edukasi kepada kelompok remaja, betapa pentingnya program KB. Sementara bagi pasangan yang subur, mengajak mereka untuk ikut serta dalam program KB.
“Kami rapat Jumat lalu, saya pimpin rapat terkait pelayanan kegiatan dan ini menjadi fokus kita untuk menggalakkan dengan program Toko Kencana,” kata dia.
Dengan memberikan informasi tentang manfaat KB berarti keluarga dapat menyelamatkan kehidupan serta meningkatkan status kesehatan ibu dan anak. Terutama dalam mencegah kehamilan tak diinginkan, menjarangkan jarak kelahiran, serta mengurangi tingkat risiko kematian pada bayi.
Keluarga yang ideal, bahagia dan sejahtera adalah idaman setiap orang, serta sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk membantu mewujudkannya melalui program Keluarga Berencana (KB).
Meski Arianto tidak menampik, selain meningkatkan pelayanan dan edukasi program KB untuk masyarakat, juga meningkatkan kesadaran pentingnya program KB. “Kendalanya tidak hanya menyiapkan pelayanan, juga meningkatkan kesadaran dari masyarakat akan pentingnya program KB,” katanya.
Manfaat yang pertama adalah bahwa program KB akan meningkatkan derajad kesehatan ibu. Bagi ibu, ikut KB akan mencegah anemia. Selain itu mencegah perdarahan yang terlalu banyak saat persalinan, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan serta meningkatkan keharmonisan keluarga. (ADV/DISKOMINFO KUKAR)



