

KUTAI KARTANEGARA – Penggunaan dana desa merupakan salah satu alat manajemen keuangan yang akan dipergunakan untuk menganalisa sejauh mana keberhasilan kantor desa mengelola keuangannya khususnya dana desa.
Untuk melihat sejauh mana pemahaman Ketua RT memanfaatkan dana RT, Kelurahan Loa Ipuh Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menciptakan gebrakan baru dengan mengadakan lomba yang menguji efektivitas dan efisiensi penggunaan dana RT.
Dengan total anggaran Rp50 juta per RT dari program pemerintah, lomba ini telah menarik perhatian banyak pihak sejak dimulai Januari 2024.
Lurah Loa Ipuh Erri Suparjan menyatakan bahwa lomba ini merupakan langkah strategis meningkatkan kualitas pelayanan dan kepedulian terhadap lingkungan. “Lomba ini sudah berjalan. Kita sudah mulai di Januari. Kita terus melakukan penilaian,” ujar Erri, Senin (8/4/2024).
Dia mengatakan indikator penilaian lomba mencakup aspek pelayanan administrasi dan aktivitas RT. Selain itu, indikator lainnya adalah perhatian terhadap isu lingkungan dengan fokus khusus pada penanganan sampah.
Pemenang lomba ini akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 2024, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia.
“Tanggal 17 Agustus nanti kita targetkan akan umumkan pemenangnya dan akan menjadi RT rujukan dalam efektivitas penggunaan anggaran itu,” kata Erri.
Dia mengharapkan lomba ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan dan partisipasi warga di lingkungan RT.
Dengan inisiatif ini, Kelurahan Loa Ipuh berambisi untuk menjadi contoh bagi kelurahan lain dalam pengelolaan dana RT yang efektif dan efisien. Sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. (ADV/DISKOMINFO KUKAR)



