550 Calon Jamaah Haji Kukar Divaksin

KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak 550 calon jamaah haji di Kutai Kartanegara (Kukar) menjalani vaksinasi Covid-19. Ini untuk memenuhi persyaratan tambahan yang diberlakukan Pemerintah Arab Saudi.

Sejumlah  calon jamaah haji harus beberapa kali menunggu untuk disuntik, karena tekanan mereka cukup tinggi. Sehingga, mereka harus rela berulang-ulang mendatangi meja petugas untuk diperiksa tensi darahnya.

Sejak Kamis (25/3/2021), ratusan warga mendatangi Gedung Bela Diri di Kompleks Stadion Aji Imbut,  Kecamatan Tenggarong Seberang, untuk menjalani pemeriksaan dan suntik vaksin Covid-19.

Salah satu warga Desa Bakungan Kecamatan Loa Kulu Kutai Kartanegara Muhammad Amrizal mendukung langkah pemerintah melakukan penyuntikan vaksinasi Covid-19 kepada calon jamaah haji, agar mereka bisa berangkat ke Arab Saudi.

“Secara pribadi, saya mengapresiasi pemerintah yang telah mengadakan vaksin untuk masyarakat Indonesia. Ada fasilitas khusus untuk calon jamaah haji. Diharapkan Arab Saudi bisa menerima jamaah haji dari Indonesia yang sudah divaksin,” ungkap Muhammad Amrizal, Kamis (25/3/2021)

Sedangkan menurut Koordinator Tim Vaksin Covid-19 Pemkab Kukar dr Maurid Silalahi  bahwa Pemkab Kukar telah melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk calon jamaah haji di beberapa Kecamatan. Seperti Kecamatan Tenggarong, Kecamatan Kota Bangun, Kecamatan Muara Muntai, Kecamatan Samboja, Kecamatan Muara Jawa, Kecamatan Marang Kayu, Kecamatan Muara Badak dan Kecamatan Sangasanga.

“Untuk tekanan darah tinggi batasnya 180 per 110 dibawah,  itu yang bisa kita suntik.  Kalau lebih dari itu, maka kita berikan obat sementara. Kalau tensinya turun kita suntik lagi,” kata dia.

Sementara itu,  Perwakilan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI  Nurul Jamal mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini bertujuan menyiapkan calon-calon jamaah haji yang akan berangkat menuju Tanah Suci Mekah, untuk melakukan Ibadah Haji tahun 2021.

“Selain diberikan vaksin meningitis, calon jamaah haji juga diwajibkan melakukan vaksin Covid-19.

Kalau untuk berangkat atau tidak, itukan tergantung apakah Arab Saudi memberikan kita hajinya atau tidak untuk tahun 2021. Dan, yang Kementrian Kesehatan lakukan adalah memberikan perlindungan kepada jamaah haji. Sehingga nanti saat Arab Saudi membuka hajinya, kita sudah siap,” ucap dia. (maman)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker