SAMARINDA – Bertambahnya jumlah hotel di Kota Samarinda dinilai dapat membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Namun, peluang tersebut diharapkan tidak hanya menambah jumlah lapangan pekerjaan, tetapi mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mengatakan perkembangan industri perhotelan secara langsung akan berpengaruh terhadap kebutuhan tenaga kerja. Setiap hotel baru membutuhkan pekerja untuk mengisi berbagai posisi sesuai dengan operasionalnya.
“Kalau dengan adanya penambahan hotel baru pasti akan menambah tenaga kerja. Anggaplah satu hotel itu bisa merekrut 10 sampai 20, artinya kalau akan bertambah berarti akan menambah juga tenaga kerja,” ujar Helmi usai menghadiri pelantikan Pengurus PHRI Kota Samarinda periode 2026-2031 di Hotel Five Premiere, Kota Samarinda, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak-anak muda Samarinda. Karena itu, diharapkan hotel-hotel berkembang di Kota Tepian dapat memberikan ruang bagi tenaga kerja lokal.
Helmi Abdullah menilai keterlibatan warga Samarinda dalam industri perhotelan juga dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Pendapatan yang diperoleh pekerja akan kembali berputar di daerah melalui aktivitas konsumsi masyarakat. “Harapan kita juga dengan adanya hotel-hotel baru itu tetap memprioritaskan anak-anak muda atau warga dari Samarinda untuk bekerja di hotel itu,” katanya.
Di sisi lain, dia mengingatkan masyarakat yang ingin masuk ke industri perhotelan agar tidak hanya mengandalkan ketersediaan lapangan kerja. Peningkatan kemampuan dan kompetensi menjadi hal penting agar tenaga kerja lokal mampu bersaing.
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia akan menentukan posisi yang dapat ditempati pekerja. Dengan keterampilan yang memadai, tenaga kerja lokal tidak hanya berpeluang mengisi pekerjaan operasional dasar, tetapi juga dapat berkembang ke jenjang karier yang lebih tinggi. “Yang mencari kerja juga mempersiapkan diri sumber daya manusianya sehingga tidak hanya sebagai buruh atau staf-staf biasa, tapi bisa menempati posisi-posisi yang strategis,” jelasnya.
Helmi berharap pertumbuhan industri perhotelan di Samarinda berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. Dengan demikian, kehadiran hotel baru tidak hanya memperluas sektor usaha, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan perekonomian Kota Samarinda. “Jadi istilahnya, hotel baru terbuka, peluang kerja baru juga tersedia,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Annisa Hidayah



