Ketua DPRD Samarinda Sebut Pendapatan Hotel dan Restoran Turun

SAMARINDA – Kontribusi sektor hotel dan restoran terhadap pendapatan Kota Samarinda hingga September 2026 tercatat sekitar Rp160 miliar. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp200 miliar.

Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mengatakan penurunan tersebut tidak terlepas dari berkurangnya aktivitas pemerintah sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran. Sejumlah kegiatan yang sebelumnya dapat menggerakkan sektor perhotelan dan restoran kini mengalami pengurangan. Termasuk kegiatan yang bersifat seremonial.

“Di tahun 2026 ini sampai September itu dari Dinas Pendapatan baru mencapai Rp160 miliar untuk sektor hotel dan restoran. Jadi memang ada penurunan dari tahun sebelumnya,” kata Helmi Abdullah, Rabu (7/10/2026).

Ia menjelaskan, aktivitas pemerintah memiliki keterkaitan dengan sektor perhotelan, karena sejumlah kegiatan dapat melibatkan hotel sebagai tempat penyelenggaraan berbagai agenda. “Dengan kondisi ini, kami harap kebijakan transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah ke depan dapat kembali mendukung ruang fiskal daerah,” katanya.

Menurutnya, meningkatnya aktivitas pemerintah dapat memberikan efek terhadap sektor usaha, termasuk hotel dan restoran. “Harapan kita mudah-mudahan ke depan ada kebijakan dari pemerintah pusat mengenai dana transfer ke daerah itu untuk bisa dikembalikan,” ujarnya.

Helmi menilai pemulihan aktivitas ekonomi akan membuka peluang bagi sektor hotel dan restoran untuk kembali meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan daerah. “Semoga dapat segera membaik sehingga penerimaan dari sektor hotel dan restoran kembali meningkat yang secara otomatis berkaitan dengan pendapatan daerah,” pungkasnya. (Adv)

Penulis: Annisa Hidayah

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker