Efisiensi Anggaran, Dispar Kukar Tingkatkan Kapasitas Pelaku Wisata Lewat Daring

KUKAR – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pelaku wisata mengelola potensi pariwisata daerah. Di tengah kondisi keuangan daerah yang mengalami efisiensi, upaya peningkatan kapasitas tersebut dilakukan melalui metode daring atau online. Ini menjadi salah satu alternatif agar pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata tetap berjalan, tanpa harus mengeluarkan anggaran besar untuk kegiatan tatap muka.

Melalui pelatihan dan pembinaan secara daring, para pelaku wisata dapat memperoleh pengetahuan serta pemahaman mengenai tata kelola destinasi wisata yang baik, profesional, dan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar,  Ivan Ahmad mengatakan, peningkatan kapasitas pelaku wisata merupakan bagian penting mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kukar. Potensi wisata yang dimiliki Kukar perlu diimbangi dengan kemampuan para pelaku wisata mengelola dan mengembangkan destinasi, agar memiliki daya tarik serta mampu memberikan pengalaman yang baik bagi pengunjung.

“Peningkatan kapasitas pelaku wisata ini tetap menjadi perhatian kami. Namun, dengan kondisi keuangan daerah yang mengalami efisiensi, pelaksanaannya dapat dilakukan melalui daring sehingga pembinaan tetap berjalan,” kata Ivan Ahmad di Sekretariat LPTQ Kukar, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, pengelolaan destinasi wisata tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas maupun keindahan alam yang dimiliki. Namun, membutuhkan kemampuan SDM dalam memberikan pelayanan, menjaga kebersihan, mengelola potensi lokal, serta menciptakan kenyamanan bagi wisatawan. “Pelaku wisata perlu terus mendapatkan pengetahuan dan pendampingan agar mampu mengembangkan destinasi yang dikelolanya secara berkelanjutan,” katanya.

Ivan Ahmad berharap, melalui peningkatan kapasitas tersebut, para pelaku wisata bisa lebih memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan, untuk meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi.
“Harapannya, para pelaku wisata bisa memahami bagaimana mengelola destinasi dengan baik. Mulai dari pelayanan kepada pengunjung hingga bagaimana mengembangkan potensi wisata yang dimiliki agar semakin menarik minat wisatawan,” jelasnya.

Selain meningkatkan kualitas pengelolaan, kata dia, kemampuan pelaku wisata dalam mempromosikan destinasi juga menjadi hal penting. Terlebih, perkembangan teknologi digital saat ini memberikan peluang bagi pengelola wisata memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

“Dengan memanfaatkan media digital, maka promosi destinasi wisata dapat dilakukan secara lebih mudah dan menjangkau calon pengunjung dari berbagai daerah. Karena itu, pelaku wisata dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung kegiatan promosi, sekaligus meningkatkan daya saing destinasi yang dikelola,” ungkapnya.

Menurut dia, Dispar Kukar terus mendorong pelaku wisata dapat beradaptasi dengan berbagai perubahan. Termasuk pemanfaatan teknologi dan pengembangan strategi pemasaran. Sehingga, pengembangan sektor pariwisata di Kukar tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Dengan pengelolaan semakin baik dan promosi yang tepat, maka potensi wisata daerah diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ungkapnya. (adv/ki/Diskominfo Kukar)

Editor : Abdul Rahman

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker