
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memantapkan arah pembinaan sekolah kedinasan tahun 2026 melalui rangkaian evaluasi program yang telah berjalan pada 2025 dan penataan ulang jadwal sosialisasi untuk tahun mendatang.
Evaluasi dan penyusunan jadwal ini menjadi landasan utama agar seluruh proses pembinaan dapat berlangsung lebih efektif dan memberikan kesempatan lebih luas bagi pelajar Kukar mempersiapkan diri mengikuti seleksi sekolah kedinasan.
Sebagai bagian dari tahapan awal, Dispora Kukar menggelar koordinasi bersama Politeknik Keuangan Negara STAN (PK STAN). Pertemuan ini diarahkan untuk meninjau kembali pelaksanaan program selama 2025 sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pengembangan untuk tahun berikutnya.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan satu rangkaian persiapan besar yang sedang dibangun. “Politeknik Keuangan Negara STAN itu merupakan bagian dari tindak lanjut, sekaligus persiapan untuk tahun 2026,” ungkapnya, Selasa (18/11/2025).
Dispora juga turut mengevaluasi jalannya Program Bintang Pengabdian, yang tahun ini dipusatkan pada pembinaan dua sekolah kedinasan, yakni STAN dan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD). Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai tujuan serta mengetahui aspek yang perlu diperbaiki. “Persiapan ini juga termasuk evaluasi terhadap kegiatan yang sudah kita laksanakan pada tahun 2025,” ujarnya.
Menurut dia, hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi dasar penyusunan jadwal sosialisasi sekolah kedinasan yang akan dilaksanakan secara bertahap pada 2026. Sosialisasi STAN akan dilakukan lebih awal, agar para pelajar dapat memperoleh informasi lebih komprehensif mengenai tahapan seleksi dan persiapan administrasi. “Untuk tahun depan kita sudah merencanakan jadwal sosialisasi. Sosialisasi untuk STAN akan kita mulai pada bulan November, kemudian dilanjutkan pada bulan April,” jelasnya.
Dia menyampaikan, bahwa serangkaian kegiatan tersebut diarahkan menuju pelaksanaan utama pembinaan yang dijadwalkan berlangsung pada Juni dan Juli 2026. “Persiapan dini sangat diperlukan agar pelajar Kukar memiliki waktu belajar dan pembekalan yang lebih panjang sehingga peluang kelulusan bisa meningkat,” katanya.
Aji Ali Husni mengatakan bahwa seluruh proses koordinasi dan penyusunan agenda ini tidak hanya berfokus pada capaian jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi pembinaan yang lebih kuat untuk tahun-tahun mendatang. “Kehadiran kami kemarin memiliki dua tujuan, pertama melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan tahun ini, dan kedua, menyiapkan pelaksanaan untuk tahun 2026,” ucap dia. (adv/pur/Dispora Kukar)



