

KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah berharap petani tidak mudah menjual lahan ke investor. Hal ini dikatakan Edi Damansyah karena potensi melihat potensi pertanian di Desa Selerong Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur cukup baik.
Edi mengaku disela sela aktifitasnya yang padat Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah sengaja menyempatkan diri mendatangi undangan para petani didesa Selerong menggunakan motor matik miliknya.
Berkendara menggunakan motor merupakan hobi yang mendukung tugasnya sebagai Bupati Kutai Kartanegara untuk bertemu dengan masyarakatnya yang berada di jauh dari ibu kota Tenggarong.
Dia mengaku hobi mengunjungi wilayahnya menggunakan motor ini juga upaya untuk lebih memahami kondisi dan aspirasi masyarakatnya. Persoalan infrastruktur di pelosok desa, kondisi bangunan yang menjadi fasilitas publik, bahkan perekonomian masyarakat di desa-desa.
Apalagi Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki geografi yang sangat luas, yakni mencapai 27.263 Km persegi dengan 20 kecamatan. “Potensi pertanian kita kedepan sangat menggiurkan kedepanya, jadi saya minta para petani mau menjaga lahan mereka,” kata Edi Damansyah.
“Melalui Program Kukar Idaman kita mau Kabupaten Kukar menjadi salah satu lumbung pangan terbesar di Kaltim dan menjadi penyuplai kebutuhan pangan di Ibukota Negara Nusantara,” jelas Edi Damansyah kepada para petani di Desa Selerong, Minggu (16/6/2024).
Edi mengatakan bahwa kedatanganya ke desa Selerng juga merupakan upaa dari peerintah untuk menyaksikan dan mendengar secara langsung keluhan keluhan dari para petani di kawasan ini. “Memang kita lihat desa di ini sudah terkepung dengan aktifitas pertambangan, nanti kita lihat siapa pemegang Ijin Usaha Pertambangan (IUP), tapi kalau pertambangan yang memiliki IUP pastinya akan ada tanggung jawabnya,” tegas Edi Damansyah.
Menurut dia, apabila pengusaha memiliki IUP, maka mereka memiliki tangung jawab melalui program pemberdayaan masyarakat. “Kita akan komunikasikan kawasan ini untuk masuk dalam program pemberdayaan yang diatur oleh pihak perusahaan,” kata Edi Damansyah.
Pastinya kawasan ini harus tetap dijaga dan Bupati meminta agar para petani mendukung langkah Pemkab Kutai Kartanegara untuk menjadikan Kukar menjadi Lumbung Pangan terbesar di Kaltim. (SUR/ADV/DISKOMINFO KUKAR)



