
SAMARINDA – Sugiyono menyatakan siap melanjutkan tugas sebagai ketua DPRD Samarinda yang sempet tertunda.
Hal itu diungkapkan Sugiyono di Gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Kalimantan Timur setelah dirinya resmi menduduki posisi nomor satu di legislatif Kota Samarinda periode 2019-2024 menggantikan almarhum Siswadi berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
Sepeninggal Siswadi yang wafat pada Juli 2020 lalu, kursi pimpinan DPC PDI-Perjuangan Samarinda lowong. Namun estafet kekuasaan harus tetap berlanjut. Sugiono pun terpilih gantikan posisi Siswadi. Inaugurasinya pun dilakukan secara online akibat pandemi Covid 19.
“Saya hanya menjalankan tugas yang diamanatlan kepada saya. Itu saja. Artinya agenda di dewan mau tidal mau harus melanjutkan. Dan sesuai mekanismenya tentu kita harus kerja sama saling membahu,” ujarnya.
Sebelumnya, politisi Kepala banteng ini juga telah diangkat sebagai ketua DPC PDI Perjuangan yang juga menggantika almarhum Siswadi Oleh DPP PDI Perjuangan.
Dalam struktur kepemimpinan yang baru ini, kursi sekretaris dipegang Achmad Sofyan sementara bendahara oleh Rini Gustiana. Penunjukkan Sugiono sebagai ketua DPC pun tetap melalui prosedur. Salah satunya fit and proper test online.
“Beberapa waktu lalu saya juga dipanggil di DPD (PDIP Kaltim) juga. Selain itu ada juga tujuh orang yang lain di DPRD Samarinda yang dipanggil. Yang ngetes dari pusat (DPP PDIP),” paparnya. (advetorial)



