Update 6 Juli 2020 : Pasien Positif di Kaltim Bertambah 13 Kasus

Kasus Sembuh Tambah 1 Orang dari Kota Samarinda

SAMARINDA – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kaltim terus mengalami peningkatan. Kali ini, per 6 Juli 2020, kasus positif di Kaltim kembali bertambah sebanyak 13 kasus. Penambahan kasus tersebut tersebar di 4 Kabupaten/Kota. Yakni, Penajam Paser Utara 1 kasus, Balikpapan 10 kasus, Kutai Kartanegara 1 kasus dan Kutai Timur 1 kasus.

“Untuk penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan hasil positif terkonfirmasi Covid-19 hari ini ada sebanyak 13 kasus,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi M Ishak dalam konferensi persnya secara virtual, Senin (6/7/2020).

Sementara itu, kata dia, untuk kasus sembuh di Kaltim bertambah 1 kasus. Yakni berasal dari kota Samarinda.

“Pada hari ini, kami laporkan pula kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 1 kasus dari Kota Samarinda. Yaitu, SMD 4,  laki-laki 2 tahun, merupakan kasus yang telah dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara sejak tanggal 23 Mei 2020,” ungkap Andi.

Menurut dia, kasus itu dinyatakan sembuh, karena dari hasil pemeriksaan laboratorium rujukan Covid-19 sudah dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif.

“Dan, secara klinis berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter penanggungjawab pelayanan yang merawat kasus ini, sudah menunjukkan kondisi yang sangat baik dan tidak ada lagi gejala,” jelas dia.

Selanjutnya, dia menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan dari Covid-19 pada 6 Juli 2020 di Kaltim, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 597 kasus,  sembuh sebanyak 436 kasus, meninggal 9  kasus dan masih dirawat sebanyak 152 kasus.

“Dengan adanya peningkatan kasus ini, menunjukkan bahwa masih ada beberapa dari kita yang mungkin belum menerapkan protokol kesehatan secara konsisten. Sehingga mengakibatkan masih bisa terjadi penularan,” kata dia. (sobirin)

Rincian Penambahan 13 Kasus Positif dan 1 Kasus Sembuh dari Covid-19 di Kaltim Tanggal 6 Juli 2020 :

POSITIF

A. Penajam Paser Utara 1 Kasus

1. PPU 24 (laki-laki 32 tahun) merupakan OTG, warga PPU yang bekerja di Berau. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Umum Ratu Aji Putri Botung.

B. Balikpapan 10 Kasus

1. BPN 229 (laki-laki 21 tahun) merupakan OTG, warga Bulungan yang mengikuti kegiatan di Balikpapan sejak 2 minggu lalu. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Tentara Hardjianto Balikpapan.

2. BPN 230 (laki-laki 53 tahun) merupakan kasus PDP, warga Balikpapan yang ditetapkan oleh tim klinis dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. Dengan keluhan kelemahan anggota gerak secara tiba-tiba, sesak napas dan mempunyai comorbid stroke dan hipertensi. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan. Dan, dilaporkan meninggal dunia pada pukul 14.25 Wita, tanggal 6 Juli 2020.

3.  BPN 231 (laki-laki 23 tahun) merupakan OTG, warga Balikpapan yang melakukan pemeriksaan sebagai persyaratan kembali bekerja di Kalimantan Selatan. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Siloam Balikpapan.

4. BPN 232 (laki-laki 21 tahun), BPN 233 (laki-laki 21 tahun), BPN 234 (laki-laki 37 tahun), BPN 235 (laki-laki 39 tahun), BPN 236 (laki-laki 26 tahun) dan BPN 238 (laki-laki 27 tahun), merupakan kasus OTG yang kontak erat atau rekan kerja dengan BRU 44. Sebanyak 4 kasus dirawat di Rumah Sakit Beriman dan 2 kasus dirawat di Rumah Sakit Siloam Balikpapan.

5. BPN 237 (wanita 37 tahun) merupakan ODP, warga Balikpapan yang ditetapkan tim klinis dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Siloam Balikpapan.

C. Kutai Kartanegara 1 Kasus

1. KKR 72 (laki-laki 36 tahun) merupakan OTG, warga Jawa Tengah yang akan kembali bekerja di Kutai Kartanegara. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Umum AM Parikesit Tenggarong.

D. Kutai Timur 1 Kasus

1. KTM 71 (laki-laki 47 tahun), merupakan OTG, warga Nusa Tenggara Barat yang akan kembali bekerja di Kutai Timur. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Umum Kudungga.

KASUS SEMBUH

A. Samarinda 1 Kasus

1. SMD 41 (laki-laki 2 tahun) merupakan kasus yang telah dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara sejak tanggal 23 Mei 2020.

(Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker