Pemkab Berau Siapkan BUMK Jadi Penopang Ekonomi Kampung

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) tidak hanya berdiri sebagai lembaga usaha, tetapi mampu menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di tingkat kampung. Untuk mewujudkan hal itu, penguatan kapasitas pengelola menjadi fokus utama pada 2026.

Melalui program Penguatan BUMK, pemerintah membekali para pengurus dengan kemampuan manajemen, pengelolaan usaha, hingga strategi pengembangan potensi lokal agar mampu membangun usaha yang berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan BUMK memiliki peluang besar menjadi lokomotif ekonomi desa apabila dikelola secara profesional dan memiliki arah bisnis yang jelas. “BUMK harus mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat, bukan hanya sekadar berdiri sebagai lembaga,” tegasnya saat acara penguatan BUMK dan peningkatan SDM di SM Tower, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan setiap kampung memiliki potensi unggulan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga produk olahan lokal yang memiliki nilai jual tinggi apabila dikelola dengan baik.

Salah satu contoh yang dinilai potensial adalah produksi terasi udang di Kampung Tumbit Dayak. Menurutnya, komoditas tersebut dapat berkembang lebih luas melalui peningkatan kualitas produk, investasi, dan perluasan jaringan pemasaran. “Produk lokal harus naik kelas agar mampu bersaing dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Berau menggandeng Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) sebagai mitra pendamping. Kerja sama itu difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM pengelola BUMK, mulai dari tata kelola kelembagaan, manajemen usaha, hingga pengembangan produk dan pemasaran. “Kerjasama sangat dibutuhkan untuk mengembangkan dan memasarkan produk,” singkatnya.

Melalui penguatan tersebut, pemerintah berharap BUMK mampu tumbuh menjadi usaha desa yang mandiri, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong kemandirian ekonomi kampung. (ar/gs/adv)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker