
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) memprioritaskan pengembangan karakter dan soft skill dalam pembinaan generasi muda. Perubahan zaman semakin cepat membuat pemuda dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi memiliki kemampuan interpersonal dan karakter kuat. Supaya mereka mampu bersaing di banyak bidang. Hal ini menjadi dasar Dispora Kukar memperluas fokus program. Dari sekadar kegiatan fisik dan kepemudaan, menjadi peningkatan kapasitas pribadi dan profesional anak muda Kukar.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut bahwa kemampuan non teknis kini menjadi kebutuhan utama bagi pemuda yang ingin berkembang secara menyeluruh. Komunikasi, kepemimpinan, hingga kemampuan bekerjasama, tidak bisa lagi dianggap sebagai keterampilan tambahan, tetapi pondasi penting bagi setiap generasi muda. “Tidak hanya kemampuan akademik atau teknis, pemuda juga harus memiliki soft skill seperti komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan problem solving. Ini sangat penting agar mereka bisa berkembang secara menyeluruh,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Dispora Kukar mengarahkan berbagai program pembinaan agar tidak hanya berfokus pada materi, tetapi juga pengalaman belajar yang menumbuhkan ketangguhan mental. Mereka didorong untuk berinteraksi, mengambil keputusan, berdiskusi, hingga memecahkan masalah dalam kelompok, sehingga karakter kepemimpinan dan kemampuan adaptif mereka terbentuk secara alami.
“Kita ingin pemuda Kukar memiliki kapasitas untuk menghadapi berbagai situasi, baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi menjadi salah satu prioritas kami,” terangnya.
Selain kemampuan interpersonal, Dispora Kukar juga menekankan nilai-nilai dasar seperti integritas, disiplin, dan tanggung jawab. Karakter kuat menjadi landasan bagi pemuda sebelum mereka bergerak lebih jauh dalam berkontribusi di masyarakat. “Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya,” katanya.
Untuk memperkuat ekosistem pembinaan, Dispora Kukar mendorong kolaborasi antar lembaga pemuda, komunitas, serta instansi pemerintahan. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang saling menguatkan. “Kami membuka ruang kolaborasi bagi seluruh organisasi pemuda, sehingga mereka dapat saling belajar dan menguatkan kapasitas masing-masing,” ujarnya.
Menurut dia, keterampilan modern seperti komunikasi digital, manajemen proyek, dan kreativitas juga dimasukkan dalam pembinaan agar pemuda memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Investasi terhadap soft skill bukan sekadar program jangka pendek, melainkan strategi mempersiapkan SDM Kukar agar mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional.
“Pemuda yang berkarakter dan memiliki soft skill unggul akan lebih siap menghadapi kompetisi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Ini investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia di Kukar,” ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya fokus pada pembinaan karakter, agar pemuda Kukar tumbuh sebagai generasi yang produktif dan memberi manfaat nyata bagi daerah. “Kami ingin pemuda Kukar tumbuh menjadi generasi yang kuat karakternya dan siap membawa perubahan,” pungkasnya. (adv/pur/Dispora Kukar)



