Kormi Kukar Dorong Penguatan Olahraga Tradisional, Sumpit Dinilai Berpotensi Jadi Ikon Baru

KUTAI KARTANEGARA – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong penguatan olahraga tradisional sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya daerah. Salah satu cabang yang kini menjadi perhatian adalah olahraga sumpit, yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ikon baru di tengah meningkatnya minat generasi muda.

Ketua Kormi Kukar, Lukman, mengatakan bahwa perkembangan sejumlah olahraga tradisional di Kukar menunjukkan tren positif. Berbagai cabang olahraga lokal memiliki ruang untuk tumbuh, namun belum mendapatkan kesempatan ekshibisi yang cukup luas sehingga popularitasnya belum terlihat secara maksimal. “Minatnya itu sebenarnya besar, cuma belum banyak kesempatan untuk ditampilkan ke masyarakat luas,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa sumpit menjadi salah satu cabang yang mengalami peningkatan minat dan berpotensi menyamai ketenaran olahraga gasing yang telah terlebih dahulu masuk dalam kategori warisan budaya tak benda. “Sumpit ini punya daya tarik sendiri dan kalau terus kita dorong, bukan tidak mungkin bisa menyamai popularitas gasing,” kata dia.

Lukman menyoroti karakter unik yang dimiliki setiap jenis olahraga tradisional di Kukar. Contohnya, belogo yang teknik permainannya dapat berbeda di tiap daerah. “Jadi ketika ikut event nasional memang kita harus menyesuaikan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Agar pembinaan lebih hidup, Lukman berharap kegiatan resmi yang diselenggarakan pemerintah daerah dapat memberi ruang lebih besar bagi olahraga tradisional, termasuk sumpit. “Kalau kegiatan makin banyak, maka pembinaan juga akan ikut hidup. Kita ingin olahraga tradisi ini benar-benar terasa kehadirannya di masyarakat,” tegasnya.

Selama ini, Kormi Kukar menjalankan pembinaan olahraga tradisional melalui sinergi dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar. Agenda pembinaan disesuaikan dengan kalender kegiatan Dispora untuk memastikan keberlanjutan program. “Jadi semua program Kormi kita sesuaikan dengan kalender kegiatan mereka (Dispora),” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni menilai penguatan olahraga tradisional perlu terus didorong, karena memiliki nilai budaya sekaligus potensi sebagai ruang kreativitas masyarakat. Dispora Kukar mendukung penuh langkah Kormi. “Olahraga tradisional adalah identitas yang harus dijaga. Pembinaannya perlu diperluas agar generasi muda benar-benar mengenal dan mencintai tradisi daerah,” pungkasnya. (adv/pur/Dispora Kukar)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker