Akhir Tahun Jadi Panggung Besar Kebangkitan Ekonomi Kreatif Berau

TANJUNG REDEB — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan UMKM di Kabupaten Berau memasuki periode emas untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar produk lokal.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa libur akhir tahun bukan sekadar momentum pariwisata, tetapi juga “panggung ekonomi kreatif” bagi pelaku usaha lokal. “Pasti akhir tahun kunjungan wisatawan di berbagai destinasi favorit seperti Derawan, Maratua, hingga Labuan Cermin menjadi peluang besar yang tidak boleh terlewatkan,” katanya, kemarin.

Momen akhir tahun dikenal sebagai salah satu puncak aktivitas belanja masyarakat, baik untuk kebutuhan liburan, bingkisan hingga buah tangan. Karena itu, pelaku ekraf didorong menyiapkan strategi terbaik agar produk lokal mampu tampil kompetitif dan menarik perhatian wisatawan maupun konsumen domestik. “Selamamasa libur panjang, jumlah wisatawan meningkat signifikan. Itu artinya peluang penjualan produk lokal ikut terbuka lebar. Pelaku UMKM harus menangkap peluang ini,” ujarnya.

Dia menekankan bahwa pelaku UMKM perlu memastikan kualitas produk tetap menjadi prioritas. Kemasan, branding, dan strategi pemasaran disebut sebagai faktor penting dalam meningkatkan daya tarik. “Produk lokal kita punya potensi besar. Kalau kemasan menarik dan kualitas terjaga, wisatawan pasti tertarik membawa pulang sebagai oleh-oleh,” jelas Gamalis.

Dia meminta agar pelaku usaha tidak hanya menunggu pembeli, tetapi membangun strategi aktif dalam mempromosikan brand masing-masing. “Jangan pasif menunggu pasar datang. Pelaku usaha harus berani menampilkan produknya, ikut event, memanfaatkan digital marketing, dan menawarkan paket promo,” tuturnya.

Gamalis menekankan perlunya kolaborasi antara pelaku UMKM dan pemerintah agar perkembangan ekonomi kreatif tidak hanya bergantung pada momentum musiman. “Pemerintah daerah selalu siap mendukung, tapi pelaku UMKM juga harus aktif memanfaatkan setiap program pembinaan,” ucapnya.

Ia menyebut pelatihan pemasaran digital, bantuan pembiayaan usaha, hingga fasilitasi promosi melalui event daerah sebagai program yang sayang jika tidak digunakan oleh pelaku ekraf. “Kalau kita bergerak bersama pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas ekonomi kreatif bisa naik kelas, bukan hanya di akhir tahun, tapi sepanjang tahun,” tutupnya. (ar/gs/adv)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker