
KUTAI KARTANEGARA – Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Kukar mulai menata langkah menuju proses regenerasi kepengurusan yang akan berlangsung awal tahun 2026. Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan mendukung penuh untuk memastikan seluruh tahapan organisasi berjalan tertib dan mengikuti mekanisme berlaku.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, mengatakan pihaknya telah membuka ruang koordinasi dengan PPMI guna mempersiapkan forum musyawarah yang menjadi titik awal pergantian pengurus. Pendampingan diperlukan agar setiap proses dapat berlangsung tanpa hambatan.
“Dalam audiensi ini kami turut membahas rencana musyawarah organisasi karena masa kepengurusan PPMI sudah hampir selesai. Dispora Kukar tentu siap memfasilitasi agar prosesnya berjalan sesuai aturan,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Derry menilai bahwa pergantian pengurus bukan hanya prosedur rutin dalam organisasi pemuda, tetapi momen yang dapat memunculkan energi baru. PPMI membutuhkan penyegaran kepemimpinan agar mampu terus mengikuti perkembangan kebutuhan pemuda Kukar yang semakin beragam. “Regenerasi adalah momentum menghadirkan semangat baru. Kami berharap PPMI dapat terus menghadirkan program yang relevan untuk pengembangan pemuda Kukar,” jelasnya.
Selama ini, kata dia, PPMI dipandang sebagai salah satu organisasi yang memiliki kontribusi aktif dalam kegiatan pembinaan pemuda. Berbagai program pernah mereka laksanakan. Mulai dari edukasi kewirausahaan hingga partisipasi dalam jambore pemuda yang dinilai memberi dampak positif bagi perkembangan generasi muda. “Keberlanjutan program-program tersebut sangat ditentukan oleh kesiapan pengurus baru nantinya,” kata dia.
Derry berharap dengan pendampingan dari pemerintah daerah ini, maka proses penyegaran internal PPMI dapat menghasilkan struktur lebih solid dan mampu bergerak secara lebih efektif. “Kami berharap proses regenerasi ini semakin memperkuat peran PPMI sebagai mitra pemerintah daerah. Dengan sinergi yang solid, kita bisa membangun ekosistem kepemudaan yang lebih progresif dan berdampak,” tandas dia. (adv/pur/Dispora Kukar)



