
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadikan pemerataan fasilitas olahraga sebagai langkah strategis membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Upaya ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi mendorong partisipasi masyarakat agar aktif berolahraga di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan pemerataan sarana olahraga merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menghadirkan akses yang setara bagi seluruh warga Kukar. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada wilayah yang tertinggal dalam hal akses terhadap sarana olahraga,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Aji Ali Husni menjelaskan, bahwa pembangunan fasilitas olahraga menjadi prioritas pemerintah daerah. Karena perannya sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sarana olahraga layak dapat mendorong masyarakat lebih aktif bergerak dan menjaga kesehatan tubuh. “Fasilitas yang baik akan menciptakan lingkungan yang sehat dan mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” terangnya.
Menurutnya, pemerataan pembangunan juga dilakukan untuk memperkuat semangat kebersamaan antarwarga. Dengan tersedianya lapangan, gelanggang olahraga, dan ruang publik yang nyaman, masyarakat di berbagai kecamatan kini bisa beraktivitas secara mandiri. “Kami ingin setiap kecamatan memiliki fasilitas yang bisa digunakan bersama, baik untuk olahraga, kegiatan sosial, maupun pembinaan prestasi atlet muda,” tuturnya.
Dia menyampaikan, selain fokus pembangunan infrastruktur, Dispora Kukar juga aktif menggelar berbagai event olahraga di tingkat kabupaten hingga kecamatan. Kegiatan tersebut tidak hanya untuk mendorong kebugaran jasmani, tetapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat. “Event-event ini menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan semangat kebersamaan antarwarga,” ucapnya.
Dia mengingatkan pentingnya peran masyarakat menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Masyarakat diharapkan ikut memiliki rasa tanggung jawab terhadap fasilitas olahraga yang ada di wilayahnya. “Pemerintah dan masyarakat harus berjalan beriringan dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas olahraga agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ungkap dia. (adv/pur/Dispora Kukar)



