
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendukung komunitas sepeda ontel. Karena dinilai berperan penting dalam pelestarian budaya lokal melalui kegiatan bersepeda.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan, bahwa komunitas sepeda ontel tidak hanya menjadi wadah olahraga, tetapi simbol kebersamaan dan penghargaan terhadap sejarah. “Kami sangat mengapresiasi komunitas sepeda ontel di Kukar. Setiap kegiatan gowes, mereka hadir dengan ciri khas fashion tempo dulu. Kegiatan mereka mencuri perhatian dan memeriahkan suasana. Ini merupakan sesuatu yang harus terus kita lestarikan sebagai bagian dari warisan budaya,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Menurut Aji Ali, komunitas sepeda ontel selalu menghadirkan suasana berbeda dalam setiap kegiatan gowes yang diselenggarakan pemerintah daerah. Keunikan mereka terletak pada gaya berbusana tempo dulu yang menarik perhatian masyarakat. “Semangat kebersamaan dan kekompakan komunitas ini menjadi nilai positif bagi perkembangan olahraga sekaligus pelestarian budaya di Kukar,” katanya.
Dia menyampaikan, bahwa komunitas sepeda ontel di Kukar terus mengalami perkembangan yang menggembirakan. Baik segi jumlah anggota maupun aktivitas yang mereka lakukan.
“Alhamdulillah, kita lihat antusias mereka luar biasa. Dan anggotanya semakin bertambah. Mereka juga aktif menggelar kegiatan sendiri di luar event resmi pemerintah. Ini menunjukkan semangat komunitas yang sehat, aktif, dan kreatif,” ungkap dia.
Aji Ali Husni mengatakan, bahwa Dispora Kukar berkomitmen terus memberikan ruang bagi komunitas olahraga yang membawa misi budaya. Keberadaan komunitas sepeda ontel menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi sarana pelestarian nilai-nilai tradisi yang berharga. “Kami ingin komunitas sepeda ontel terus tumbuh, karena selain menyehatkan tubuh, kegiatan mereka juga mengingatkan kita pada sejarah dan nilai kebersamaan,” tuturnya.
Dia berharap semangat komunitas sepeda ontel dapat terus terjaga. Sehingga bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk tetap aktif berolahraga sambil melestarikan budaya. “Kami berharap komunitas ini semakin maju dan tetap menjadi bagian penting dalam identitas budaya Kukar,” ucap dia. (adv/pur/Dispora Kukar)



