
KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong seluruh Rukun Tetangga (RT) melaksanakan kegiatan spesifik secara serentak. Termasuk pengadaan layanan internet gratis bagi masyarakat. Pengadaan internet gratis tersebut menjadi salah satu alternatif pemanfaatan anggaran melalui program RT KU Terbaik, dalam Program Kukar Idaman Terbaik. Setiap RT mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp50 juta untuk mendukung berbagai kegiatan yang dibutuhkan masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto mengatakan, pengadaan internet gratis dapat menjadi pilihan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Terutama dalam mendukung kebutuhan akses informasi dan layanan digital. Perangkat RT perlu mempertimbangkan kegiatan yang bisa direalisasikan dalam waktu relatif singkat. Mengingat, pelaksanaan program pada 2026 memiliki keterbatasan waktu.
“Kami sudah menghitung kebutuhan terkait internet gratis ini sekitar Rp12 juta. Sehingga ini bagian dari upaya penyerapan program RT KU Terbaik, mengingat waktu yang singkat di 2026 ini,” kata Arianto di lapangan Sepak Bola Loa Kulu, Selasa (13/10/2026).
Dia berharap dengan fasilitas tersebut, masyarakat lebih mudah mengakses internet untuk berbagai keperluan. Mulai dari pendidikan, mencari informasi, hingga mendukung aktivitas ekonomi dan usaha masyarakat.
“Perangkat RT mesti dapat mengidentifikasi kebutuhan di lingkungan masing-masing. Sehingga anggaran program RT KU Terbaik dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu, kata dia, perencanaan kegiatan perlu dilakukan dengan memperhatikan kesiapan pelaksanaan, kebutuhan sarana dan prasarana, serta keberlanjutan layanan yang nantinya disediakan. Pasalnya, pengadaan internet gratis tidak hanya berkaitan dengan pemasangan jaringan, tetapi juga bagaimana layanan tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat secara optimal. “Program tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk pemanfaatan anggaran yang mendukung pemerataan akses digital hingga tingkat lingkungan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua RT 29 Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Wurianto, menyambut baik pengadaan internet gratis melalui program RT KU Terbaik. Akses internet saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Terutama bagi pelajar dan warga yang memerlukan jaringan internet untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
Apabila fasilitas internet gratis dapat direalisasikan di lingkungan RT, maka masyarakat akan memperoleh kemudahan dalam mengakses informasi tanpa harus selalu mengeluarkan biaya untuk membeli paket data secara mandiri. “Internet sekarang sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Apalagi bagi anak-anak sekolah yang memerlukan akses internet untuk belajar dan mencari bahan pelajaran,” ungkapnya.
Dia berharap, pengadaan fasilitas internet gratis dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga, sehingga anggaran yang dialokasikan melalui program RT KU Terbaik benar-benar dirasakan masyarakat. Pemanfaatan anggaran untuk kebutuhan bersama perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan RT, agar fasilitas yang dibangun dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Harapannya, internet gratis ini bisa dimanfaatkan seluruh warga, baik untuk pendidikan, mencari informasi, maupun mendukung usaha masyarakat. Dengan begitu, program yang dijalankan bisa memberikan manfaat langsung bagi lingkungan RT,” tutupnya. (adv/ki/Diskominfo Kukar)
Editor : Abdul Rahman



