
SAMARINDA – DPRD Samarinda bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke bulog dan pasar. Sidak itu untuk memastikan ketersediaan stok beras di Samarinda aman. Ini penting sekali, untuk mencegah tindakan penimbunan beras. Karena dampaknya bisa menyebabkan harga melonjak.
“Kalau harga beras naik, maka bisa berimbas dengan harga kebutuhan pokok lainnya. Ini yang harus kita awasi. Perlu dilakukan sidak ke lapangan. Supaya dapat mencegah praktik penimbunan oleh oknum tak bertanggungjawab,” tandas anggota DPRD Samarinda dari Fraksi NasDem Kamaruddin, beberapa waktu lalu.
Dia mengungkapkan untuk mengantisipasi kenaikkan harga beras di Samarinda, Pemkot telah mendatangkan beras 2 juta ton dari Thailand. Tetapi beras tersebut belum terserap semuanya di pasar.
“Pemkot telah berupaya mengantisipasi kenaikkan harga beras. 2 juta ton telah diimpor dari Thailand. Namun belum seluruhnya terserap,” ungkap dia. (ADV)



