
KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 mendatang. Berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, Sunggono mengatakan, sebagian besar tahapan persiapan telah dilaksanakan. Seperti, rapat koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk menyatukan persepsi dan lainnya.
Saat ini, lanjut dia, pemerintah daerah tinggal melanjutkan sejumlah tahapan untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Setelah ini, Pemkab Kukar akan mempresentasikan kembali kesiapan Kabupaten Kukar sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQH kepada Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Persiapan kita sudah mencapai sekitar 80 persen. Tahapannya tinggal kita kembali mempresentasikan kesiapan pelaksanaan MTQH di Kukar kepada Pemerintah Provinsi Kaltim,” kata Sunggono pada media ini usai rapat koordinasi persiapan MTQH di Sekretariat LPTQ, Kamis (15/10/2026).
Ia menjelaskan, presentasi tersebut menjadi bagian dari tahapan koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, untuk memastikan berbagai aspek penyelenggaraan MTQH telah dipersiapkan dengan baik.
“Pemkab Kukar terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, agar seluruh kebutuhan pelaksanaan kegiatan dapat terpenuhi sesuai dengan rencana. Persiapan tersebut mencakup berbagai aspek yang menunjang kelancaran kegiatan, termasuk kesiapan lokasi pelaksanaan dan dukungan penyelenggaraan selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Pelaksanaan MTQH tingkat Provinsi Kaltim ini rencananya dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Kukar. Lokasi tersebut akan menjadi salah satu pusat kegiatan bagi para peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Sebagai tuan rumah, Kukar diharapkan dapat memberikan dukungan optimal terhadap seluruh rangkaian kegiatan, sehingga pelaksanaan MTQH tidak hanya berjalan lancar, tapi juga mampu menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Alquran dan hadis.
Selain menjadi ajang perlombaan bagi para peserta, MTQH juga merupakan momentum memperkuat syiar Islam, serta mendorong pengembangan potensi generasi muda, dalam bidang seni baca Alquran, pemahaman kandungan Alquran, dan hadis.
Ia berharap, melalui persiapan yang terus dimatangkan, pelaksanaan MTQH tingkat Provinsi Kaltim di Kukar pada Desember 2026 mendatang dapat berjalan sesuai rencana. “Harapannya, kami mampu menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur,” harapnya. (adv/ki/Diskominfo Kukar)
Editor : Abdul Rahman



