Anjal dan Gepeng Masih Marak, Ini Kata Anggota Dewan

4 / 100

SAMARINDA – Anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) di Kota Samarinda masih marak. Ini menjadi salah satu bukti ada oknum tak bertanggungjawab masih mengeksploitasi anak-anak.

Menurut anggota DPRD Samarinda Ahmat Sopian Noor bahwa eksploitasi anak-anak jelas menyalahi konsep Samarinda menjadi Kota Layak Anak. Apalagi, Samarinda memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2017 tentang Pembinaan Anjal dan Gepeng.

“Keberadaan anjal dan gepeng di lampu merah itu dapat mengganggu pengguna jalan dan bisa juga mengancam keselamatan mereka. Bahkan bisa menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas,” jelas Ahmat Sopian, kemarin.

Dia mengimbau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Satpol PP Samarinda dapat lebih memperketat pengawasan anjal dan gepeng tersebut. Saat ini, aktifitas mereka beragam. Misal, mereka menggunakan kostum badut hingga mengamen di perempatan jalan.

“Perda Kota Layak Anak akan disahkan. Jadi, hal-hal seperti itu seharusnya sudah tidak ada lagi. Karena itu, Satpol PP mesti memperketat pengawasan,” ujar Ahmat Sopian. (ADV)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker